JP, Kabid Bina Marga Dinas PU Tebo Ditahan Kejagung, Terkait Kasus Korupsi Proyek Jalan Paket 10 & 11

JP, sebelah kiri pakai baju batik warna hijau saat
mendampingi Bupati Tebo H Sukandar dan Kadis PU Tebo
Arif Dachlan pada suatu acara di Kabupaten Tebo.
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Ketua Tim C Satgassus Kejagung-RI Reinhard Tololiu,SH,HM melalui wakilnya Hendra Syarbaini,SH,MH saat dikonfirmasi Teboonline.com Rabu (17/6) via ponselnya menegaskan bahwa, hari ini (kemarin_red) telah melakukan penahanan terhadap (JP) Kabid Bina Marga PU Tebo tersangka kasus korupsi proyek jalan paket 11 desa Muaro Niro dan paket 10 jalan 21 desa Perintis Rimbo Bujang.

“Benar tersangka (JP) telah dilakukan penahanan oleh pihak Kejagung-RI, tadi sore (17/6),” jelas Hendra.

Lanjut Hendra, ia menegaskan terkait kasus dugaan korupsi di Tebo pihaknya tidak akan menjadi alat untuk tujuan politik tertentu, tetap on the track.

Sementara itu, Febry Timoer yang memimpin jalannya aksi demo di Kejagung dan bundaran HI beberapa waktu lalu, tetap masih bertahan di Jakarta sebelum semua pejabat korup yang telah diperiksa oleh tim Satgasus Kejagung ditangkap semua belum bakalan pulang.

“Kami tetap bertahan di Jakarta sampai pejabat korup di Tebo ditangkap semua,” ungkapnya.

Seperti dirilis media online Detik.com pada Rabu (17/6) kemarin dijakarta bahwa Kejaksaan Agung menahan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo berinisial JP. Dia ditahan dalam dugaan kasus korupsi Pengaspalan Jalan Muara Niro-Muara Tabun di Dinas PU Kabupaten Tebo, Jambi.

"Tim Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan tersangka atas nama JP. Yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan penyidik hari ini sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Kapuspenkum Tony Spontana dalam keterangan persnya, Rabu (17/6/2015).

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan, JP diperiksa terkait kronologi tugas dan kewenangan tersangka selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk Pengadaan dan Pekerjaan Paket 10 (Pengaspalan Jalan Pal 12 – Jalan 21) Dan Paket 11 (Pengaspalan Jalan Muara Niro – Muara Tabun) di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2013 – 2015.

"Lalu berdasarkan Sprindik nomor 67/F.2/Fd.1/06/2015, tanggal 17 Juni, penyidik melakukan penahanan kepada yang bersangkutan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Kejaksaan Agung RI selama 20 hari, dari tanggal 17 Juni hingga 6 Juli 2015," tutupnya. (ard)

Related News