GKMJ Dan Mahasiswa Jambi Bakal Aksi Di Gedung KPK, Febry : Ambil Alih Dan Tangkap Pelaku Kasus Dugaan Gratifikasi Rp 3,7 Milyar

GKMJ saat demonstrasi di kantor Kejagung RI, GKMJ mendesak Satgasus untuk segera menangkap
pelaku koruptor di Tebo.
TEBOONLINE.COM, JAKARTA - Hingga saat ini aktifis yang mengatasnamakan Gerakan Keadilan Masyarakat Jambi (GKMJ) dibawah komando Febry Timoer masih bertahan di Jakarta.

Kali ini, aksi demo bakal dilakukan didepan gedung KPK terkait sejumlah koruptor Tebo kelas kakap yang telah diperiksa oleh Tim Satgasus Kejagung-RI tapi sampai saat ini belum juga ditangkap atau dilakukan penahanan, padahal semua saksi dan bukti terkait dugaan adanya gratifikasi Rp 3,7 Milyar sudah diserahkan.

Hal tersebut ditegaskan Febry Timoer saat dikonfirmasi Teboonline.com via ponselnya Minggu (21/6). Kata Febry, besok Senin (22/6) semua Mahasiswa Jambi yang ada di Jakarta akan bergabung bersamanya untuk sama-sama berorasi di gedung KPK, meminta agar KPK ambil alih kasus dugaan gratifikasi oknum pejabat Tebo dan pengusaha yang tengah ditangani Tim Satgasus sebesar Rp 3,7 Milyar. 

Sebab, selama ini Satgasus dianggap tidak serius dan transparan dalam menangani kasus, cuma berani sama ikan kecil sementara ikan besar bebas keluyuran. “ Kita minta KPK ambil alih kasus dugaan gratifikasi yang ditangani Tim Satgassus,” tegasnya lagi.

Lanjutnya, meski sudah ada penahanan terhadap JP, HS dan SY tersangka proyek jalan Muaro Niro dan jalan 21 Rimbo Bujang, Tim Satgassus belum mampu menunjukan kinerjanya. Sebab, pelaku utama pejabat korup kelas kakap masih keliaran, makanya pihaknya minta kepada KPK untuk ambil alih dan tangkap pelaku dugaan gratifikasi Rp 3,7 Milyar tersebut karena dari sini semua kejahatan korupsi terkait MOU maupun Multiyears sejumlah pengusaha bakal terkuak. (ard)

Related News