Dispenda Tebo, Gelar Pelatihan Kolektor PBB 2015

Peserta Kolektor PBB sedang mngikuti pelatihan yang
diberikan oleh Pemateri dari Dispenda Tebo.
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tebo, menggelar pelatihan kolektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2015, bertempat di Aula Kantor Camat Rimbo Bujang.

Peserta latihan (Kolektor PBB- red) dari utusan 6 Desa 1 Kelurahan dalam wilayah Rimbo Bujang. Pelatihan Kolektor PBB ini berlangsung satu hari, Selasa (16/06). Penyaji materi dari Dispenda Tebo, Kabid Penagihan PBB Eko Purwo Siswono, didampingi oleh Eko.Y, Sarwidi dan Eko.W.             

Gelaran pelatihan Kolektor (Petugas penagih-red) PBB 2015, dimaksudkan agar para Kolektor PBB dapat menggunakan system input data objek pajak (OP) PBB secara online melalui web Dispenda, agar data PBB akurat secara tepat dan cepat bisa diakses atau di ketahui oleh public.

" Dengan pelatihan Kolektor PBB 2015, dalam rangka mempercepat proses pembayaran PBB di tingkat Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Tebo," jelas Eko.Y, Kasi Penagihan PBB Dispenda Tebo, dalam pemaparannya.    

Ditambahkannya, untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tebo salah satu diantaranya, yakni sektor pajak bumi dan bangunan (PBB). Terkait hal tersebut, pihak Dispenda Tebo mempersiapkan tenaga skill Kolektor penagih PBB mulai tahun 2015.

" Melalui Kolektor PBB yang terlatih dengan System input data secara online, diharapkan target PBB tahun 2015 di Kabupaten Tebo dapat tercapai atau terealisasi 90 persen," tandas Eko.Y, Kasi penagihan PBB Dispenda Tebo.     

Salah seorang peserta pelatihan Kolektor PBB, M.Syargawi dari Kantor Kelurahan Wirotho Agung, di konfirmasi mengatakan, menurutnya dengan system input data OP secara online, merupakan langkah dan program pemerintah sangat tepat. Pasalnya, publik akan mengetahui melalui akses web di Dispenda, mana wajib pajak (WP) yang sudah dan belum membayar PBB sebelum jatuh tempo pembayaran.

" Memang benar, surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB tahun 2015, seperti di Kelurahan Wirotho Agung, masih banyak ditemukan SPPT 2015 yang tumpang tindih dan perlu pemutakhiran kembali data PBB, untuk menuju keakuratan data PBB tahun 2016 mendatang," pungkas M.Syargawi, pada Teboonline.com. (asa)                              
   
           


Related News