Oknum Petugas UPTD Terminal Rimbo Bujang Palak Sopir


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Dua orang oknum petugas Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Terminal Kecamatan Rimbo Bujang, Kamis kemarin (21/5) sekitar pukul 10.42 WIB, bertindak nekat yakni memalak Sopir Truk bermuatan Getah Karet.

Pemalakan tersebut terjadi tepat didepan kantor Camat Rimbo Bujang, sebelum memalak Sopit truk, dua oknum tersebut diduga juga memalak Sopir mobil Pikc Ap warna hitam bermuatan getah karet dilokasi yang sama.

Aksi pemalakan kepada para Sopir pengangkut Getah Karet tersebut, berhasil direkam oleh tim Teboonline.com dengan menggunakan Kamera Handphone. Diketahui, dua orang oknum petugas UPTD Terminal Rimbo Bujang tersebut berinisial Y dan F, yang bertugas menarik retribusi Terminal di Pos pintu masuk Terminal.

Modus pemalakan, dua orang oknum tersebut mengendari sepeda motor dengan cara membuntuti Mobil yang melintas di jalan utama Wirotho Agung. Setelah jauh dari Pos Terminal, barulah kemudian dua oknum tersebut memberhentikan mobil tersebut. Dengan berbagai macam dalih, oknum tersebut menekan dan memvonis sopir tersebut telah melakukan kesalahan agar sopir tersebut mau memberikan Uang sebagai pembayaran denda kesalahan.

Seperti yang berhasil direkam oleh Teboonline.com, salah satu dari oknum petugas UPTD Terminal Rimbo Bujang tampak sedang memarahi – marahi Sopir Truk dan seperti ada semacam perdebatan, sementara satu orang oknum lagi berdiri dibelakangnya sambil melihat kiri kanan.

Kemudian, tampak jelas sang Kernet yang duduk di bangku sebelah kiri memberikan Uang kepada oknum tersebut sebesar Rp 50 Ribu. Setelah terjadi pemberian uang, oknum tersebut bersalaman dengan kernet sebanyak dua kali dimana salam terakhir adalah salam komando. Mungkin saja, itu berarti salam perdamaian.

Setelah bersalaman, dua oknum tersebut pergi meninggalkan sopir tersebut kearah Terminal Rimbo Bujang dan Sopir truk berwarna kuning tersebut kemudian melanjutkan perjalanannya. Kebenaran akan pemalakan yang dilakukan oleh dua orang oknum petugas UPTD terminal Rimbo Bujang tersebut, diperkuat dnegan pengakuan sang sopir saat teboonline.com mengkonfirmasi.

“ Sayo dipintak dua ratus lima puluh ribu, tapi sayo kasih Cuma lima puluh ribu, kito ni sopir banyak pengeluaran. Alasan orang itu (Oknum_red) mendendo katonyo kami lewat jalan belakang, kami ko jalan belakang karno ngantar Istri sayo ke jalan 7, bukannyo ngindar,” ujar Yunus, sang sopir Truk asal Kecamatan VII Koto Ilir yang hendak menjual getah karetnya ke Parbik Jujuhan. (crew)

Related News