Ini Dia Alasan Kenapa Proposal ADD Belum Masuk

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Berdasarkan informasi dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Tebo, sampai saat ini belum ada satupun proposal pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) dari desa yang masuk ke BPMD. Menyikapi hal tersebut Kades Pagar Puding, Khoirudin mulai angkat bicara.

Khoi, biasa disapa menjelaskan, belum masuknya proposal pencairan ADD disebabkan banyaknya aturan-aturan baru baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Pasalnya aturan baru tersebut wajib dan harus dipenuhi sebagai syarat pencairan ADD. "Tahun ini banyak nian aturan baru. Makanya proposal kami belum masuk. Saya yakin desa lainpun belum ada yang masukin," ujarnya meyakini.

Disinggung aturan baru apa saja saat ini yang wajib dipenuhi, Khoi bilang seluruh Kades diinstruksikan membuat peraturan desa tentang Rencana Pembanguna Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBdes). "Peraturan baru itu yang bikin proposal jadi lama. Baru tahun inilah ada yang kayak gini," sebutnya.

Padahal lanjut Khoi, jika tidak ada peraturan baru mungkin pencairan ADD sudah lama dilakukan. Tapai bagaimanapun juga, Kades dan perangkat desa lainnya saat ini tengah menyusun dan membuat laporan rencana kerja kedepan. "Sekarang ini RPJMDesnya lagi kita susun, sekalian juga dengan RKPDes dan RAPBDes," katanya.

Disampaikan Khoi, tahun ini selain dana ADD yang cair ternyata ada anggaran Dana Desa (DD) yang berasal dari pusat. Sejauh ini informasi yang didapat masing-masing desa berhak dapat DD senilai Rp 20 juta perdesa. "Kalau ketetapan ADD masing-masing desa berbeda nilainya. Itu tergantung dengan banyak faktor," ucap Khoi yang enggan menyebutkan nilai ADD untuk tahun 2015.

Terpisah Kabid Pemdes, BPMPD Tebo saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait sudah ada atau belum desa yang mengusulkan proposal pencairan ADD, sambungan ponselnya bernada tidak aktif.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca Bimbingan dan Teknis (Bintek) oleh BPMPD Tebo, hingga saat ini masih belum ada satupun desa yang mengusulkan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).

Pasalnya, kades dan perangkatnya  di instruksikan untuk membuat peraturan desa tentang Rencana Pembanguna Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBdes).

Terkait pencairannya jika desa sudah mengusulkan dan memasukan proposal, bukan tidak mungkin pencairan ADD inipun akan dibagikan. Namun untuk pembagiannya bakal diatur melalui tiga tahap pencairan, dimana tahap pertama 40 persen, tahap dua 40 persen, tahap tiga 20 persen. (crew/de2)

Related News