Bos Dealer Mobil Perkasa Motor Nyaris Jadi Sasaran Pencurian

Bank BRI KCP Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Tiga hari lalu Kecamatan Rimbo Bujang digemparkan dengan tertangkapnya 4 orang dari 7 orang yang diduga pelaku percobaan pencurian dan sebagai korban adalah Toko Emas Gumarang Pasar Sarinah. Aksi percobaan pencurian, ternyata kembali terjadi.

Kali ini, percobaan pencurian dialami oleh Sadiman, yang nota bene adalah Bos Dealer Mobil Perkasa Motor yang beralamat di jalan Pahlawan atau depan Masjid At Takwa kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang.

Aksi pencurian terjadi pada Selasa siang (26/5) sekitar pukul 11.00 WIB, pada waktu itu, korban keluar dari Bank BNI dan hendak menuju ke Bank BRI KCP Rimbo Bujang yang jaraknya berkisar sekitar 500 meter yang masih sama – sama satu alamat yakni di jalan Pahlawan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Teboonline.com dilapangan menyebutkan, korban membawa Uang yang jumlahnya lumayan banyak untuk ditransfer ke Bank BRI. Sesampai di Bank BRI, korban memarkirkan kendaraannya jenis Inova warna hitam didepan Bank BRI.

Ketika korban yang saat itu seorang diri masuk ke dalam Bank BRI hendak mengambil nomor antrian, tiba – tiba ada seseorang yang mencongkel pintu mobil korban. Namun, aksi pencuri tersebut dipergoki oleh warga yang kebetulan tak jauh dari lokasi mobil tersebut.

Warga tersebut curiga melihat gerak – gerik pelaku yang sedang berusaha membuka pintu mobil, kemudian saat itu juga warga berteriak ada maling ada maling dan akibat teriakan itu, pelaku yang belum berhasil membuka pintu mobil korban, langsung kabur dengan tangan hampa.

Menurut warga yang tak mau disebut namanya, pelaku dua orang dengan mengendarai Sepeda motor jenis F U warna hitam dan kabur kearah pasar Sarinah. Warga sempat mengejar namun tidak berhasil menangkapnya.

Sementara, anggota Polsek Rimbo Bujang, Roy Situmorang saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Roy sedikit membeberkan kronologis insiden tersebut. Roy mengungkapkan bahwa satu pelaku menunggu diatas motor, sementara pelaku yang lain sebagai eksekutor.

“ Pelaku mengira didalam mobil korban ada uang korban, akibat kejadian ini tidak ada kerugian, hanya saja pintu mobil korban jadi rusak akibat dicongkel pelaku dan korban tidak ada buat LP ke Polsek,” terang Roy pada Teboonline.com, Selasa (26/5). (crew) 

     

Related News