(video) Buaya Besar Dari Rimbo Ulu Diamankan Di BKSDA Jambi


TEBOONLINE.COM, JAMBI - Masyarakat di Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, Jambi, menangkap seekor buaya raksasa yang dianggap meresahkan warga. Buaya itu kini diamankan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.

Demikian disampaikan Kepala BKSDA Jambi, Abdul Haris Sudjoko dihadapan Wartawan, Rabu (22/4/2015). Haris menjelaskan, buaya itu ditangkap warga di Sungai Arot, Jalan Turi Desa Suka Damai, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo.

Haris menyebutkan, penangkapan itu dilakukan warga pada Selasa (21/4/2015). Dari sana, warga melaporkan kepada pihak BKSDA.

"Hari ini buaya tersebut sudah kita amankan. Untuk sementara buaya kita titipkan di tempat penangkaran di Muara Jambi," kata Haris.

Buaya yang ditangkap warga ini, panjangnya sekitar 3,75 meter dengan kondisi ekornya terputus. Buaya yang ditangkap ini jenisnya senyulong atau buaya sepit. Buaya senyulong ini ciri-cirinya mulutnya kecil dan memanjang.

"Beda dengan buaya muara, yang kondisi kepalanya besar dan mulutnya lebar. Kalau senyulong ini paruhnya kecil mulutnya kecil dan memanjang," terang Haris.

Warga mengklaim buaya tersebut telah meresahkan warga sekitar. Namun demikian, BKSDA menilai, konflik selalu terjadi karena memang ruang gerak satwa yang dilindungi kian menyempit.

"Habitat mereka banyak yang rusak. Sebenarnya buaya itu tidak mengganggu warga, ya karena memang alamnya di sana. Kalau mau jujur, manusia yang justru tinggal di habitat satwa. Maka terjadilah konflik, baik buaya, gajah, harimau dan satwa liar lainnya," kata Haris.

Pantauan Teboonline.com dilapangan menyebutkan, sebelum dibawa ke BKSDA Jambi, Buaya sempat diamankan di Mapolsek Rimbo Ulu dan menjadi tontotan warga sekitar. (pri)

Related News