Tebo Minim Pendonor Darah Picu Minimnya Stok Darah

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Minimnya Pendonor Relawan di Kabupaten Tebo kadangkala mengakibatkan kekurangan Stok Darah. Padahal kebutuhan masyarakat terhadap darah cukup tinggi. 

Termasuk di daerah-daerah terisolasi yang tidak memiliki akses memadai ke pusat-pusat pelayanan kesehatan.

Idealnya, ketersediaan darah harus berjumlah 2% dari jumlah masyarakat di Suatu daerah. Karena minimnya pendonor, Akhir akhir ini banyak keluarga pasien yang mengeluhkan kejadian tersebut. Stok darah yang Rawan Kekurangan di UTD RSUD STS adalah darah A, AB, dan B.

Kejadian tersebut, tentunya sangat miris dimana pertumbuhan penduduk terus bertambah serta banyaknya masyarakat yang berusia produktif namun tidak sadar pentingnya Donor Darah.

Hal ini ditandai dengan minimnya peserta dalam setiap kegiatan Donor Darah yang dilakukan Oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tebo dan Unit Transfusi Darah RSUD STS Kabupaten Tebo. Sehingga hal ini menyulitkan kinerja PMI maupun Pihak Rumah Sakit. Kadangkala keluarga Pasien pun mengeluhkan hal tersebut padahal fasilitator sudah bekerja maksimal.

" Benar, belakangan ini, pendonor darah minim di Kabupaten Tebo, hal ini terbukti sedikit sekali peserta pendonor darah pada kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Tebo," ungkap,  Sekretaris PMI Kabupaten Tebo, Slamet Setya Budi pada Teboonline.com, di sekretariat PMI  Rimbo Bujang,  Senin ( 13/4). 

Imbuh Slamet, Keluarga pasien rata - rata mengeluhkan biaya yang tinggi ketika mencari pendonor. Jika stok darah habis maka dicarikan darah dari daerah lain serta dicarikan pendonor namun tidak semua pendonor memiliki kriteria menjadi pendonor.

Pasalnya, jika tidak memenuhi persyaratan, maka akan membahayakan pendonor maupun pasien. "Masyarakat banyak bertanya kenapa donor darah gratis, ketika butuh darah harus
bayar. Inilah hal yang perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa biaya penyediaan kantong darah tidaklah murah setiap satu kantong harganya setelah disubsidi oleh pemerintah mencapai Rp. 100.000, (hanya sekali pakai-red),” ujarnya.

Belum lagi biaya perawatan lanjutnya, uji laboratorium, biaya untuk pendonor, biaya check kesehatan, dan biaya check golongan darah. Disamping itu darah yang didonorkan tidak dapat langsung digunakan dikarenakan perlu beberapa tahapan. Biaya yang dibebankan pasien tergolong standar jika dibanding dengan biaya operasional dan perawatan.

Menurut Slamet, biaya akan lebih besar jika stok darah habis dikarenakan perlu pencarian pendonor darah relawan. Sementara itu, walaupun pendonor memiliki golongan darah yang sama dengan pasien, jika tidak memenuhi criteria maka pendonor tidak dapat mendonorkan darahnya. 

Bayangkan jika seandainya keluarga kita ataupun diri kita mengalami hal tersebut tentunya kita akan mengalami kesulitan akibat ketidaksadaran kita dan masyarakat dalam melakukan donor darah sukarela. Untuk itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan demi keselamatan jiwa seseorang.

" Jadi pendonor tidak harus ketika ada kegiatan donor darah saja. Namun, pendonor juga dapat mendonorkan darahnya langsung ke Unit Transfusi Darah (UTD) di RSUD terdekat, kalau di Kabupaten Tebo berada di UTD RSUD STS," kata Slamet.

Tidak semua pendonor dapat melakukan Donor Darah. Terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan donor darah, biasanya petugas UTD nantinya akan menjelaskan beberapa persyaratan asalkan usia pendonor antara 17 - 60 tahun, disarankan agar pendonor  mencari info persyaratan menjadi pendonor.

Masih menurut Slamet, manfaat Donor Darah selain untuk menyelamatkan jiwa seseorang, donor darah mampu menjaga kesehatan pendonor itu sendiri, karena pendonor akan di check kesehatanya dan tidak dikenakan biaya.

Disamping itu, peran pemerintah juga sangat penting dalam menggerakan kesadaran Donor Darah. Minimal Pemerintah menggandeng masyarakat bersama PMI dan UTD terkait melakukan kegiatan Donor Darah.

" Peran sebuah Komunitas, Organisasi, LSM , PERS dan lainnya juga dinanti dalam menyikapi pentingnya Donor Darah. Jika setiap lapisan masyarakat serta pemerintah bersatu padu, maka dapat memberikan harapan dan kontribusi bagi yang membutuhkan bantuan darah," pungkas . (asa)



Related News