MTS Darurrahman Rimbo Bujang, Gelar Razia HP Siswa

AMIRUDIN S.Ag
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Madrasah Tsanawiyah (MTS) Darurrahman, Desa Perintis Kecaamatan Rimbo Bujang, dengan Ketua Yayasan Drs. Abdul Khafid dan Kepala Sekolahnya Amiruddin,SAg, menggelar razia hand phone (HP) milik siswa. -Kamis (10/4).

Sesuai peraturan yang ada di Sekolah ini, para siswa pada saat jam belajar tidak diperkenankan membawa HP, apalagi menggunakannya, karena dapat mengganggu proses belajar mengajar (PBM).  

Diketahui, berawal kecurigaan guru (wali kelas-red) terdeteksi adanya siswa yang menggunakan HP didalam kelas pada saat jam belajar, maka guru yang ada di MTS Darurrahman melakukan razia (Sweping).

"Benar, dewan guru melakukan razia HP terhadap siswa MTS. Dengan tujuan, meningkatkan disiplin di sekolah, agar para siswa belajar dengan fokus tidak terganggu akibat komunikasi lewat HP. Juga razia ini, bertujuan membersihkan item dalam HP terkait pornografi, yang dapat merusak moralitas siswa," jelas Amiruddin, Kepala MTS Darurrahman, pada Teboonline.com, Kamis (10/4).

Imbuh Amiruddin, dalam razia ini didapati sekitar 10 HP didalam tas sekolah milik siswa   Darurrahman. Namun, dalam hasil pengecekkan tidak ditemukan item maupun gambar pornografi di HP para siawa tersebut.

" HP milik siswa MTs Darurrahman yang terjaring dalam razia, kita tahan satu malam. Dan esok harinya, HP bisa diambil oleh siswa dengan catatan siswa tersebut membuat pernyataan, tidak akan lagi membawa HP (Menggunakan HP_red) didalam kelas pada saat jam belajar," tegas Amiruddin, Kepsek MTs Darurrahman.    

Sementara itu, Endita.MS Ketua LSM Derap Hukum Kabupaten Tebo dikonfirmasi mengatakan, sangat mendukung kepada pihak sekolahan yang menggelar razia HP terhadap siswanya, karena dapat mengantisipasi penyalah gunaan  fungsi HP (porno grafi-red) dikalangan siswa.

"Kita setuju, pihak sekolahan melarang siswa menggunakan HP didalam kelas pada saat jam belajar. Namun, diluar kelas fungsi HP sangat dibutuhkan oleh siswa, seperti pada saat diperjalanan menuju pulang sekolah, siswa bisa berkomunikasi dengan orang tuanya, terkait situasi siswa di perjalanan," ujar Endita. (asa)     

Related News