DPD Tebo Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia Terbentuk

Pengurus DPD Tebo LCKI sedang mengikuti pembekalan
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dewan Pengurus Daerah Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) untuk wilayah Kabupaten Tebo, resmi terbentuk. Pembentukan DPD LCKI Tebo ini langsung dihadiri Dewan Pakar LCKI Provinsi Jambi, Jhs. Tanjung dan Ketua LCKI Provinsi Jambi, Maptanhaka serta beberapa pengurus LCKI Provinsi dan Kabupaten Tebo, di sekretariat KNFI Tebo. Dalam pembentukan DPD LCKI langsung mendapat pembekalan dari dewan Pakar dan Ketua LCKI Provinsi Jambi.

Ketua LCKI Provinsi Jambi saat pembekalan mengatakan, LCKI adalah mintra pemerintah dan kepolisian dalam membantu dan menunjang program-program yang sudah ada. Dan diharapkan dengan keberadaan LCKI mampu menjadi agen-agen untuk mencegah terjadinya kejahatan di wilayah masing-masing.

Menurut dia, tindak kejahatan disegala aspek di Indonesia sepertinya sudah menjadi tren, untuk itu peran masyarakat dari semua eknis harus dilibatkan dalam mencegak kejahatan dari semua aspek ini.

"Untuk menjalankan tugas dan fungsi LCKI ini, dituntut keiklasan karena ini demi kenyamanan dan ketentraman kita semua," ujar Ketua LCKI Provinsi Jambi.

Hal itu juga ditegaskan oleh Dewan Pakar LCKI Provinsi Jambi, Jhs. Tanjung, yang sebelumnya pernah menjabat Kapolsek Tebo sebelum Kabupaten Tebo melakukan pemekaran.

Dikatakannya, tingkat kriminal sudah sangat luar biasa. Jadi anggota dan pengurus LCKI harus bisa membagi atau membedakan kategorinya. Setelah itu baru diambil kesimpulan kriminal mana yang paling dominan dan yang paling sering terjadi. Dan itu harus diprioritaskan.

"Apapun tindak kriminalnya harus ditelaah dan kemudian diambil kesimpulan mana yang paling dominan, itu yang diprioritaskan dalam pencegahannya," tuturnya.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, lanjut dia, anggota dan pengurus LCKI tidak perlu takut. Siapapun pelaku tindak kriminal harus segera dicegah. "Walaupun itu anggota polisi. Jika melakukan tindak kriminal harus segera dicegah," tegasnya lagi.

Dibeberkannya, ada beberapa kategori tindak kejahatan diantaranya, kejahatan kompensional seperti pencurian, penipuan, penggelapan dan lain sebagainya. Kejahatan lintas negara seperti narkoba, perdagangan anak atau perdagangan perempuan dan lainnya. Selanjutnya kejahatan beringklikasi seperti perang desa, perang antar kampung dan sebagainya.

"Ini tugas kita sebagai anggota dan pengurus LCKI untuk mencegahnya. Dalam menjalankan ini kita mitra dengan pemerintah dan polisi. Meski demikian, jika yang melakukan kejahatan tersebut adalah pemerintah maupun pun polisi, kita jangan takut untuk mencegahnya. Karena itu memang sudah tugas kita," pungkas Jhs. Tanjung. Sebelum menjabat dewan pakar LCKI Provinsi Jambi, dia juga pernah menjabat kepala BNN Kota Jambi, anggota BNN Pusat, kepala BNN Padang. (pri/peta)

Related News