Warga Wirotho Agung, Terserang Demam Berdarah

dr. Riyama dan Camat Rimbo Bujang Suparna usai mengikuti apel di kantor Camat Rimbo Bujang, Senin (23/3).
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Cuaca yang tak menentu, dari musim panas ke musim hujan yang diperparah adanya intensitas atau curah hujan tinggi, yang mengakibatkan suhu dingin dan lembab berpotensi berkembangnya jentik - jentik nyamuk.

Berkembangnya jentik - jentik nyamuk tersebut dominan di genangan air, seperti comberan, kaleng bekas dan barang bekas lainnya. Apabila jenis nyamuk seperti Aedes Aegypti melalui gigitan dapat menularkan atau menyebarkan virus Dengue.        

Demam berdarah berdampak menimbulkan rasa sakit seperti demam, nyeri otot dan lainnya. Gejala demam berdarah adanya demam, sakit kepala, kulit kemerahan tampak seperti campak.

" Warga Wirotho Agung, saat ini ada yang terserang Demam Derdarah (DBD) dan sempat di rawat di Klinik Setia Budi untuk mendapatkan perawatan intensif," papar dr.Riana, Kepala Puskesmas Rimbo Bujang II pada saat menjadi pembina apel gabungan di Kantor Camat Rimbo Bujang, Senin (23/3).        

Lebih jelas, saat dikonfirmasi dr. Riana mengatakan, membenarkan ada satu warga positif terserang demam berdarah, yakni ibu Yusur (40) alamat jalan Sultan Taha Kelurahan Wirotho Agung.

" Benar, ibu Yusur positif terjangkit demam berdarah, dan sudah mendapatkan perawatan di Klinik Setia Budi Wirotho Agung, dan kondisi pasien sudah membaik," jelas dr.Riana, pada Teboonline.com.                 

Lanjutnya, pihak Puskesmas Rimbo Bujang II sudah mengecek kerumah ibu Yusur, dan memberikan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan dengan melaksanakan program 3 M, yaitu membersihkan, mengumpulkan dan mengubur atau menanam barang-barang bekas yang berpotensi untuk bersarangnya nyamuk.

" Sistem Foging (Penyemprotan_red) terhadap nyamuk kurang efektif, pasalnya dampak dari penyemprotan tersebut hanya jentik yang mati, sementara nyamuk dewasa tidak mati. Untuk itu, kita himbau agar masyarakat melakukan program 3 M, untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat," tandas dr.Riana mengakhiri. (asa/husni/jali)       

Related News