Polsek Rimbo Ulu Tangkap Pemilik Senpi, Kapolsek : Diduga Akan Digunakan Curas


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Jajaran Polsek Rimbo Ulu, Rabu (4/3) sekira pukul 14.45 wib berhasil mengamankan Senpi jenis FN beserta peluru aktif dari tangan seorang pelaku di desa Sido Rukun Kecamatan Rimbo Ulu.

Informasinya, aksi penangkapan pelaku pembawa Senpi berawal dari adanya Informasi dari masyarakat bahwa terdapat DPO bersama empat orang didalam sebuah mobil Avanza Plat D 1530 PJ di Jl. Telanaipura Kecamatan Rimbo Ulu.

Setelah menerima informasi tersebut, Kapolsek Rimbo Ulu bersama anggota langsung melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Sempat terjadi kejar-kejar antara mobil anggota dengan kawanan yang diduga akan melakukan tindakan Kriminal.

Namun, aksi kejar - kejaran berakhir di Jalan Medan, setelah anggota menghentikan secara paksa mobil tersebut. Usai diberhentikan, polisi langsung melakukan penggeledahan, dan ternyata terdapat 5 orag didalam mobil tersebut dan 1 Sopir.

Pada saat di lakukan penggeledahan, anggota menemukan Senpi jenis FN didalam tas sandang. Tak berapa lama, salah seorang atas nama Roby melarikan diri. Ternyata, pemilik Senpi FN tersebut adalah Robi, tanpa pikir panjang anggota langsung melakukan pengejaran yang lari, tetapi pelarian hanya beberapa menit saja, pemilik Senpi berhasil ditangkap. Akhirnya, pelaku bersama 5 orang kawannya yang berada satu mobil langsung diamankan oleh petugas.

" Dihadapan penyidik, Robiyangi (39) warga Tulang Bawang desa Sukamaju Kecamatan Penawar Utama,  Bandar Lampung, mengakui kalau senjata itu miliknya," jelas Kapolres Tebo AKBP. Satriya Yusada melalui Kapolsek Rimbo Ulu, Iptu. Bambang Sutejo saat dikonfirmasi, Teboonline.com.

Kapolsek menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku akan berangkat kerja di Pekan Baru sebagai operator. Namun, pelaku juga mengakui dirinya pernah melakukan tindakan kriminal curas di wilayah hukum Polda Jambi.

" Pelaku mengakui Senpi miliknya, tetapi dia mengaku hendak pergi ke Pekan Baru untuk bekerja. Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan UU darurat dengan ancaman 12 tahun penjara," tegas Bambang.

Sementara itu, terhadap 5 orang yang berada di dalam mobil tersebut dilimpahkan ke Polres Tebo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan sementara, ke lima orang tersebut sebagian ada yang merupakan Residivis.

" Dari tangannya diamankan barang bukti berupa 1 unit Mobil Avanza D 1530 PJ,1 pucuk senpi jenis FN bertuliskan Bereta, 11 butir amunisi asli dan 1 buah tas sandang," tutupnya.

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP. Ridwan Hutagaol membenarkan kelima warga atas nama Sugiono (47) warga Air Bersih Kota Medan, Hasan Basri (45) warga Garuda Sakti Perumahan Alam Sari, Pekan Baru, Jumadi (40) desa Beringin Jaya Kota Baru Kabupaten Teluk Kuantan, Warsito (38) warga Blok C Kecamatan Rimbo Ilir, Surya Irawan (35) desa Pulung Rejo Kecamatan Rimbo Ilir masih dilakukan pemeriksaan di Polres Tebo.

" Iya, kelima orang diperiksa di Polres, 1 orang yang punya Senpi di tahan di Polsek Rimbo Ulu," jelas Kasat. (crew/nug)

Related News