Kades Rimbo Mulyo, Klarifikasi Penggarap Tanah SDN 83/VIII

Ilustrasi
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Lahan milik SDN No 83/VIII Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang, sudah lama digarap oleh warga dengan dijadikan perkebunan sawit. 

Seiring adanya inventarisir tanah milik negara atau pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo, Kades Rimbo Mulyo saat ini tengah melakukan klarifikasi kepada pihak penggarap dan pihak SDN No 83/VIII terkait status kepemilikan tanah sekolah tersebut.                

Penggarapan oleh warga, tanah milik Pemerintah atau Pemkab Tebo sudah merupakan masalah klasik. Apabila hal tersebut tidak segera diselesaikan, berpotensi akan menjadi silang sengketa dikemudian hari.

Seperti penggarapan lahan atau tanah milik SDN No 83/VIII yang saat ini sedang diluruskan dan dimediasi oleh pemerintah Desa Rimbo Mulyo. "Ya, senin (23/3) kita akan menggelar pertemuan dengan pihak penggarap dan pihak sekolah, untuk klarifikasi status tanah SDN No 83/VIII, bertempat di Kantor Desa," ungkap Nisman, Kades Rimbo Mulyo pada Teboonline.com, Minggu (22/3).

Imbuh Kades Nisman, berdasarkan sertifikat tanah milik SDN No 83/VIII seluas 1,8 Hektar, sudah digarap oleh warga sebelum sertifikat tanah tersebut dikeluarkan oleh pihak BPN Kabupaten Tebo. Diketahui, penggarap ada 4 orang diantaranya penggarap ada berprofesi guru.

Saat ini kebun sawit hasil tanaman penggarap tersebut sudah memanen Tandan buah segar (TBS) sawit. "Benar, penggarap ada 4 orang diantaranya ada oknum guru. Hasil penjajakan dan komunikasi saya (Kades_red) dengan penggarap, bahwa pihak penggarap menyatakan bersedia menyerahkan lahan yang digarapnya, apabila pemerintah memerlukan lokasi tersebut untuk keperluan kepentingan fasilitas umum (Fasum)," tandas Kades Nisman. (asa/husni)      
       

            

Related News