Jalan Dan Turab Muara Tabun Ancam Keselamatan Warga

Jalan dan Turab Muara Tabun kini menyisakan kisah pahit bagi warga setempat, pasalnya, kondisnya
 saat ini mengancam keselamatan warga. Tampak, sebuah Kendaraan yang melintas terperosok.

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Robohnya turab dan amblasnya jalan di Desa Muara Tabun Kecamatan VII Koto, mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Bahkan, tak jarang kendaraan yang melintas terperosok saat melintas menghindari jalan amblas.

"Sudah sering mobil yang melintas terperosok karena ingin menghidari jalan amblas," ujar warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Tidak itu saja, kata dia, dengan kondisi jalan dan turab saat ini, aktivitas terganggu. Apalagi disaat turun hujan, jalan sulit dilalui karena becek dan licin. "Jadi mau kemana-mana susah. Kalau dibiarkan bisa-bisa desa kami jadi terisolisir," tuturnya.

Hal itu dibenarkan oleh Budi Herman, anggota DPRD Tebo. Diakuinya sudah banyak warga yang mengeluh kepadanya tentang kondisi jalan dan turab tersebut. "Banyak warga yang mengeluh karena aktivitas mereka terganggu," katanya.

Munurut Herman, sebaiknya Pemkab Tebo segera mencari solusi atas kondisi jalan dan turab tersebut, agar warga bisa beraktivitas semestinya. "Harus cepat dicari solusinya kalau tidak warga yang menanggung resikonya. Apalagi sekarang kondisinya semakin parah," tukasnya.

Untuk diketahui, proyek jalan dan turab di desa Muara Tabun dikerjakan oleh CV. Karya Utama, dimana pekerjaan proyek tersebut menggunakan dana APBD TA. 2014 senilai lebih dari Rp. 375 Juta. Namun, karena  baru beberapa bulan dikerjakan jalan dan turab perlahan mulai amblas, akhirnya hal inipun sampai ketangan pihak Kejari Muaro Tebo.

Senin (16/2), pihak Kejari Tebo melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi terhadap kasus robohnya proyek jalan dan turap di desa Muara Tabun. Kedua saksi yang diperiksa adalah Kepala Desa Muaro Tabun dan pihak dari BPD Muaro Tabun.

Sbelumnya, Rabu (11/2) pihak Kejari Tebo juga memanggil Sekda Tebo Noor Setia Budi. Dimana dirinya turut diperiksa terkait hal itu.

Sedangkan sebelum itu pula Kepala Dinas (Kadis) PU Tebo Arif Makruf Dahklan beserta PPTK Sanusi dan Pihak CV Karya Utama, NK juga telah diperiksa Kejari Tebo, begitu juga dengan  Supeno Anggota DPRD Kabupaten Tebo yang merupakan Kader partai PKS turut diperiksa Kejari.

Dari informasi yang dirangkum, ternyata pemanggilan Supeno ini adalah merupakan lanjutan pemeriksaan terkait kasus pengerjaan proyek jalan dan turap di desa Muara Tabun Kecamatan VII Koto yang kondisinya saat ini bertambah amblas hingga 3 meter lebih. (pri/peta)

Related News