2017, Proyek DAK SMA/SMK Kewenangannya Dikembalikan Ke Diknas Propinsi

ZULKIPLI S.Pd M.Si
KEPALA DIKBUDPORA KABUPATEN TEBO
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Tebo mengalami sedikit perubahan pada manajemen pengawasannya. Khususnya, DAK pada Pendidikan Menengah (Dikmen) yakni SMA dan SMK.

Selama ini, manajemen didalam proyek DAK yang diperuntukan guna rehabilitasi gedung Sekolah dipegang oleh Kabupaten. Namun, berdasarkan Kepres nomor 23 tahun 2014, manajemen proyek DAK dikembalikan kewenangannya kepada Dinas Pendidikan Propinsi.

“ Proyek DAK SMA sederajat ditangani oleh Dinas Propinsi dan itu berlaku pada tahun 2017 mendatang. Namun, untuk proyek DAK SD dan SMP itu manajemennya masih kewenangan Kabupaten,” ujar Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo, Zulkipli pada Teboonline.com di ruang kerjanya, Selasa (24/3).

Terkait peran Dinas Kabupaten pada proyek DAK SMA dan SMK, Zulkipli belum bisa menjelaskan apakah masih dilibatkan dalam hal pengawasannya dan sebatas mana perannya. Karena, terkait hal itu masih menunggu Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan petunjuk tekhnis (Junkis) proyek DAK.

Untuk realisasi proyek DAK tahun 2015 ini lanjut Zulkipli, dikabarkan tidak lagi memakai jasa Konsultan. Namun, itu tergantung dari dana yang disediakan didalamnya. Karena, adanya informasi dalam proyek DAK tersebut hanya memakai tenaga ahli, disatu sisi dalam penyediaan tenaga ahli juga menggunakan dana.

“ Menggunakan tenaga ahli dalam proyek DAK itu orangnya harus punya kemampuan yang bersertifikasi, misalnya lulusan SMK bangunan. Apakah mungkin satu orang itu akan mampu mengelola beberapa Sekolah penerima DAK,” tukasnya lagi.

Ditegaskan oleh Zulkipli lagi, intisarinya saat ini adalah bagaimana upaya mensukseskan pelaksanaan proyek DAK yang baik dan tidak ada unsure – unsure lainnya. “ Yang penting bagaimana melaksanakan proyek DAK ini dengan baik,” pungkasnya. (crew)

Related News