Warga Keluhkan Volume Gas Melon Tidak Penuh

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Sejumlah warga Kecamatan Rimbo Bujang mengeluhkan mahalnya tabung gas Elpiji 3 kg ditingkat pengecer yang mencapai Rp 24.000. 

Selain itu, mereka juga mengeluhkan isi gas elpiji tidak lagi penuh 3 kilogram. Bahkan, ukurannya sudah berkurang seperempat dari ukuran yang seharusnya diterima konsumen.

"Tahunya isi tabung sudah berkurang saat dipasang ke regulator. Jarum indikator itu tidak sampai maksimal. Padahal kalau isinya sesuai, pasti jarumnya bisa naik maksimal," kata Aprilia, Warga Kelurahan Wirotho Agung kepada Teboonline.com, Jumat (27/2).

Biasanya dikatakannya lagi, gas elpiji ukuran 3 kilogram normal digunakan selama 1 minggu, kini sudah habis dalam 3 hari pemakaian.

 ”Pemakaiannya masih sama, hanya untuk menanak Nasi 5 kg dan memasak sayuran. Biasanya 1 minggu baru habis, sekarang 3 hari sudah habis,” keluh Aprilia yang keseharianya berjualan sarapan nasi gemuk.

Lanjutnya, dirinya berharap pemerintah daerah turun ketengah masyarakat untuk mengecek kondisi volume gas 3 kg tersebut agar masyarakat tidak selalu dirugikan.

“ Ya minimal pihak terkait mengecek lah secara berkala volume gas 3 kg supaya masyarakat tidak dirugikan,” harapnya.

Salah seorang pengecer, Cecen, 41, mengaku selama sebulan terakhir menjual gas melon Rp. 23.000/tabung, dan kerap dikomplain pembeli. Terkait ukurannya yang tidak penuh 3 kilogram.

” Saya biasa jual ke pembeli Rp. 23.000/tabung, memang akhir-akhir ini mereka banyak komplain soal isinya yang sudah tidak penuh,” pungkasnya. (santos)

Related News