Uji Minah Oplosan, Kios Sembako Tambunan Nyaris Terbakar

Bangunan Kios sembako milik Tambunan yang nyaris terbakar
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Kios Sembako milik Tambunan, warga jalan 30 desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang, Senin kemarin (2/2) nyaris terbakar. 

Beruntung, kobaran api yang sempat menyala besar dapat cepat dipadamkan oelh warga yang kebetulan saat itu berada di TKP.

Awalnya, Daud (25) anak Tambunan, sekitar pukul 11.00 wib, sedang menguji keaslian minyak tanah (Minah) miliknya yang berada didalam Drum dengan cara membakar kertas dengan ketinggian 15 Cm diatas Drum tersebut. Sebab, selama ini di Kecamatan Rimbo Bujang beredar Minah oplosan.

Saat kertas dibakar menggunakan korek gas, saat itu juga api menyambar minyak tanah tersebut yang diduga oplosan. " Awalnya, saya hanya mau mengetes minyak tanah didalam drum, tapi api malah menyambar minyak tanah dalam drum tersebut," papar Daud, didampingi ayahnya Tambunan, pada Teboonline.com, Senin (2/1).                     

Lanjut Daud menjelaskan, selama ini minyak tanah ia dapatkan membeli dari agen menggunakan mobil L 300 dan agen dari mobil box yang lewat. Seperti biasanya, dirinya membantu orang tuanya berjualan sembako, Tabung Gas Elpiji dan Minyak Tanah.

" Saya mengetes keaslian minyak tanah, agar nantinya saya jual pembeli tidak kecewa, apakah minyak tanah itu asli atau sudah oplosan. Api yang membakar minyak tanah dalam drum, tidak sempat menyambar bangunan kios dan rumah, kita siram dengan air dan menggunakan pasir. Mobil Damkar sampai disini, api sudah padam," jelas Daud.            

Kapolsek Rimbo Bujang, AKP Feby Harianto saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum menerima laporan secara kongkrit, terkait kebakaran di Desa Perintis, karena dirinya sedang berada di Mapolres Tebo.

" Saya belum menerima laporan terkait kebakaran di Perintis, karena anggotanya sedang di TKP dalam rangka mengumpulkan keterangan dan olah TKP," Jelas Kapolsek AKP Feby Harianto.      

Pantauan Teboonline.com di TKP, api yang membakar minyak tanah dalam drum, tidak sempat membesar dan tidak ada menjalar  ke bangunan kios milik tambunan. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban harta benda. (asa)

Related News