Supeno Diperiksa Jaksa Selama 4 Jam Terkait Proyek Turab Desa Muara Tabun

Supeno pakai Peci putih dan Zainudin Abas saat diperiksa Jaksa terkait proyek turab desa Muara Tabun

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Guna mendapatkan keterangan dan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan, kali ini giliran Supeno, Anggota DPRD Tebo fraksi PKS dan Zainudin Abas Kabid Keuangan yang dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo. Tepat pukul 10.00 wib keduanya masuk ke ruang Pidana Khusus (Pidsus) untuk memenuhi panggilan Kejari.

"Ya hari ini kita panggil mereka (Supeno dan Zainudin_red) untuk dimintai keterangan terkait proyek turab dan jalan di Muara Tabun," sebut Kasi Pidsus, Restu Adi Suseno, kepada Teboonline.com, Selasa (10/2).

Restu belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara maraton. Ia berjanji secepatnya bakal menyelesaikan hasil penyelidikan tersebut. Pasalnya, untuk hasil keterangan yang didapat pihaknya harus mengevaluasi kembali, apakah pemeriksaan pada proyek tersebut ada penyimpangan anggaran.

"Belum waktunya kita beberkan, karena setelah ini bakal kita laporkan lagi keatasan,"ucapnya meyakini.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, pemeriksaan terhadap proyek turab tersebut sejauh ini lebih mengarah pada mekanisme pekerjaan, siapa yang mengerjakan serta apakah ada unsur paksaan atau tidak. Untuk melengkapi data dan proses penyelidikan tidak tertutup kemungkinan pihaknya bakal mengumpulkan bukti lainnya.

"Makanya belum kita kasih hasil pemeriksaan tadi, karena ini masih tahap penyelidikan. Tunggu kalau ada perkembangan terbaru kita informasikan," kata Restu berjanji.

Saat disinggung apakah ada pihak terkait lainnya yang bakal dipanggil lagi, Restu menuturkan jika hal tersebut tidak tertutup kemungkinan. Pasalnya, untuk melengkapi data dan keterangan pada kasus ini, sebanyak mungkin pihaknya bakal meminta keterangan dan mengumpulkan data pada pihak-pihak terkait.

"Sejauh ini yang bersangkutan dalam menjalani pemeriksaan cukup kooperatif," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika proyek jalan dan turab di desa Muara Tabun dikerjakan oleh CV. Karya Utama. Pekerjaan proyek tersebut menggunakan dana APBD Tebo tahun 2014 (Dana tak terduga_red) senilai lebih dari Rp. 375 Juta. Sayangnya, baru beberapa bulan dikerjakan jalan dan turab perlahan mulai amblas.

Kian hari amblasnya jalan dan turab bertambah parah hingga mencapai kedalaman 3 meter lebih. Untuk memastikan kondisi tersebut, beberapa minggu yang lalu tim dari Kejari Tebo turun kelokasi untuk mengcrosscek hasil pekerjaan. (crew)

Related News