Sulit Cari Lowongan Kerja, Dewi Untari Jadi Pemancing Ikan

Dewi Untari diatas motor, hendak pergi memancing Ikan
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Sulitnya lapangan pekerjaan disemua sektor pada saat ini, membuat generasi muda harus pandai dan bijak untuk menyikapi kondisi yang ada. 

Tak pelak lagi, dengan kondisi sulitnya mencari lapangan pekerjaan, memicu tingginya angka pengangguran generasi muda di Kecamatan Rimbo Bujang.

Patut menjadi contoh dan ditiru, seperti yang dilakukan oleh Dewi Untari (20), gadis lugu tamatan SMKN 2 Tebo, yang beralamat di jalan Diponegoro Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Ia saat ini lebih memilih menekuni menjadi pemancing ikan dirawa - rawa atau sungai yang ada dikawasan Rimbo Bujang.

Profesi menjadi pemancing Ikan, bagi Dewi Untari bukan hanya untuk sekedar hoby saja, melainkan sebagai usaha mata pencarian untuk membantu ekonomi ayahnya dan saudaranya. Bagi diri Dewi Untari, membantu mencari rezeki Ayahnya dan adik - adikmya merupakan kewajiban sebagai anak. Apalagi Dewi Untari sudah tidak mempunyai ibu karena meninggal dunia.

"Ya, saya kan cuma gadis tamatan SMKN, sulit untuk mencari lowongan pekerjaan dan dari keluarga yang gak punya. yah, dari pada menganggur, saya menekuni menjadi pemancing Ikan, kalau dapat Ikan ada yang membeli, uangnya bisa membantu ekonomi keluarga," papar Dewi Untari dengan nada lugu, saat ditemui Teboonline.com di jalan Diponegoro , Jumat (6/2).           

Ditambahkannya, Dewi Untari melalukan aktifitas memancing Ikan dilakukannya Pada sore hari, selepas membantu ayahnya  menyadap karet. Profesi memancing Ikan menggunakan kail dirawa -rawa atau sungai, sudah dijalaninya sejak usia kecil duduk dibangku kelas II SD.

Menurutnya, usaha memancing Ikan sangat menyenangkan dan tidak ada rasa malu, kendati dirinya seorang gadis atau wanita. Yang penting usaha memancing Ikan itu halal, dari pada pekerjaan yang melanggar hukum agama.

"Saya memancing menggunakan pancing dan pakan alami dan pakan buatan sendiri. Alhamdulillah, sekali pergi memancing bisa mendapatkan Ikan minimal 2 kg sampai 3 kg. Jenis Ikannya seperti Gabus, Betok, Nila, Patin, Belut dan lainnya. Kalau dijual Ikan campur Rp 30 Ribu perkg," terang Dewi Untari.                     

Sementara itu, Soedjarijo Lurah Wiroho Agung, saat mau membeli Ikan hasil pancingan Dewi Untari, mengatakan salut bahwa seorang gadis tamatan SMKN seperti Dewi Untari, mempunyai kreatifitas yang positif, yakni memancing Ikan yang bisa mendapatkan uang untuk membantu ekonomi keluarganya. Jejak Dewi Untari layak di contoh oleh generasi muda, dalam hal kegiatan positif.

“Jejak seperti Dewi Untari, perlu menjadi cambuk generasi muda lainnya untuk berkreatifitas yang menguntungkan, bukan sebaliknya melakukan hura- hura yang dapat meresahkan orang tua dan ligkungan," tandas Lurah Soedjarijo. (asa)                                

Related News