PT LAJ Gelar Sosialisasi Tentang Area HGU Dijadikan Kawasan Konservasi

Warga saat mengikuti sosialisasi HGU PT LAJ dijadikan sebagai kawasan konservasi di Mes Buser Polres Tebo
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Banyak pertanyaan yang timbul di masyarakat,terkait sosialisasi Pengamanan, Pemeliharaan Hutan Dan Satwa. Ironisnya, Sosialisasi yang diadakan PT Lestari Asri Jaya (LAJ), digelar di mes Anggota Buser Polres Tebo yang beralamat di Jalan RA.Kartini kelurahan Wirhoto Agung, Kecamatan Rimbo Bujang.

Hairul Tenggeng, salah satu humas PT.LAJ saat dikonfirmasi Teboonline.com menjelaskan jika memang sudah di agendakan untuk diadakan rapat kepada seluruh humas PT.LAJ yang selama ini telah membantu dalam perkembangan kinerja PT.LAJ.

"Iya memang hari Kamis (26/2) kita diundang untuk hadir dalam acara sosialisasi Pengamanan, pemeliharaan hutan dan satwa, yang bertempat di Jalan Delapan (8) mes Buser Tebo," jelasnya.

Pantauan Teboonline.com dilapangan menyebutkan, sekitar pukul 14.15 wib, halaman Mes Buser telah dipenuhi oleh anggota humas PT.LAJ yang mendapatakan undangan, serta beberapa staf PT. LAJ.

Acara yang diisi dengan penjabaran mekanisme pengamanan dan pemeliharaan yang disampaikan oleh pembicara  Mrs Cici dari jakarta, selama kurang lebih Tiga puluh menit.

Irvan, selaku anggota Buser Polres Tebo yang tinggal di Mes yang dijadikan tempat sosialisasi acara PT.LAJ saat dijumpai koran ini menjelaskan jika acara tersebut adalah acara sosialisasi tata cara melakukan pengamanan kawasan hutan lindung yang ada di kawasan Izin PT.LAJ.

"Acara ini adalah sosialisasi cara pengamanan hutan lindung yang ada di kawasan LAJ, untuk lebih jelasnya silahkan langsung Ke pihak perusahaan yang masih di dalam," ungkapnya.

Toman, salah satu kuasa hukum PT LAJ yang turut hadir diacara tersebut saat dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan, bahwa sosialisasi yang digelar dalam rangka sosialisasi kawasan konservasi dimana kawasan tersebut adalah lahan Hak Guna Usaha PT LAJ.

" Area HGU PT LAJ dijadikan sebagai lahan konservasi dan itu adalah SK dari Kementerian Kehutanan, dan ini sedang sosialisasi kepada masyarakat dihadiri para Kepala Desa dan Sekdes," ujar Toman. (crew) 

Related News