Petugas Kebersihan Pasar Sarinah Pungut Sampah Sampai Ke Jalur

Petugas kebersihan Pasar Sarinah
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Petugas kebersihan dibawah naungan Dinas Perkotaan, Pertamanan dan Kebersihan (DPPK) Kabupaten Tebo, untuk wilayah pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, terus meningkatkan kinerja kebersihan pengangkutan sampah.

Bahkan saat ini melakukan terobosan baru dengan mengangkut sampah ke jalur - jalur diluar pasar Sarinah. Terobosan baru yang dilakukan oleh petugas kebersihan tersebut, dalam rangka memenuhi permintaan warga untuk mengangkut sampah yang ada di jalur - jalur di Kelurahan Wirotho Agung. Selanjutnya, sampah yang diangkut dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).    

Petugas kebersihan, yang ada di Wirotho Agung saat ini berjumlah 41 orang, terdiri dari sopir mobil truk dan sopir motor Gerobak roda tiga, petugas pemungut retribusi dan pengawas lapangan.

" Petugas kebersihan kita ada 41 orang, semuanya masih berstatus tenaga kerja harian lepas. Untuk upah tenaga kerja sopir Rp 1.200.000,- per bulan, petugas kebersihan Rp 1.000.000.- perbulan," papar Ahmad Rifai, Koordinator petugas kebersihan Rimbo Bujang, pada Teboonline.com, Kamis (12/2).       

Imbuh Ahmad Rifai, sarana pengangkut sampah dari DPPK yang diperuntukkan di Wirotho Agung, yakni motor gerobak roda tiga sebanyak 3 unit dan mobil truk 2 unit untuk mengangkut sampah dipusat pasar Sarinah dan sekitarnya.

" Khusus motor gerobak roda tiga digunakan mengangkut sampah di gang yang sempit dikawasan pasar Sarinah. Bahkan kendaraan roda tiga tersebut, terobosan baru mulai kita gunakan mengangkut sampah ke jalur - jalur sesuai permintaan warga. Namun, 2 unit mobil truk pengangkut sampah yang ada saat ini kondisinya sudah memprihatinkan alias odong - odong," jelas Ahmad Rifai.           

Salimin, Ketua RT 01 RW 04 Jalan Imam Bonjol Wirotho Agung dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menyambut positif adanya pihak petugas kebersihan  mengangkut sampah ke jalur- jalur  untuk selanjutnya dibuang ke TPA.

" Ya, warga menyambut positif petugas kebersihan melakukan pengangkutan sampah ke jalur- jalur. Kalau warung atau pedagang dijalur, diangkut sampahnya lantas ditarik retribusi sebulan Rp 50 ribu, itu wajar saja dalam rangka kebersihan linkungan untuk menuju masyarakat yang sehat," tutur Ketua RT Salimin. (asa) 

Related News