Peringatan Camat Rimbo Bujang Tak Digubris Pembangun Kios Ilegal Di Tanah Fasum

Pembangunan kios permanen di tanah Fasum, pihak Kecamatan Rimbo Bujang sudah memperingatkan
si pembangunnya, namun peringatan tersebut tidak digubris

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Terkait pembangunan kios Ilegal permanen di areal Tanah
Fasiltas Umum (Fasum) yang berada di Jalan 11 Poros Kelurahan Wirotho Agung atau depan Kampus STIT Al Falah Rimbo Bujang, pihak Pemerintah Kecamatan Rimbo Bujang telah berulang kali melayangkan surat teguran. 

Namun, himbauan lisan dan tertulis tampaknya tak digubris. Hal ini diungkapkan oleh Camat Rimbo Bujang, Suparna. “ Kami sudah layangkan surat teguran kepada yang bersangkutan, tetapi tidak digubris, ” ungkapnya kepada Teboonline.com, Rabu (10/2).

Selain telah melayangkan surat teguran, Suparna menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pemanggilan terhadap warga yang melakukan pembangunan. Namun, pembangun Kios ilegal tersebut tidak memenuhi panggilan tersebut.

“ Selain sudah ditegur, kita juga sudah memanggil yang bersangkutan dan Pol PP juga pernah turun ke lokasi untuk memperingatkan, tapi nampaknya pembangunan masih terus berjalan,” jelasnya.

Lanjutnya,  pihaknya dalam hal ini hanya sebatas memberikan teguran dan himbauan kepada warga yang membangun, mengenai tindak lanjut kemudian, diserahkan ke Pemerintah Daerah. Camat menambahkan,  pembangunan di tanah Fasum maupun ditanah milik negara memang diperbolehkan, tetapi bangunan yang harus dibangun haruslah tidak permanen. 

Karena, jika suatu saat Pemerintah akan mempergunakan, maka siapapun yang menghuni dilokasi tanah negara tersebut harus meninggalkannya.

“ Pembangunan itupun harus melalui izin dari Kelurahan terlebih dahulu dan jika suatu saat tanah tersebut digunakan, maka penghuni harus meninggalkannya,” terangnya lagi.

Hal senada juga dikatakan oleh ,Lurah Wirotho Agung, Soedaridjo, jika pihaknya juga sudah melayangkan surat teguran pertama agar tidak melanjutkan pembangunan kios permanen tersebut.

“ Surat teguran pertama sudah kita layangkan dan sudah kita sampaikan juga kepihak pemerintah daerah, jika yang bersangkutan masih juga melanjutkan pembangunannya maka kami akan layangkan surat teguran ke 2,” tukasnya mengomentari pembangunan Kios ilegal di tanah Fasum dimana diketahui pembangunnya adalah masih orang dekat dari orang nomor satu di Kabupaten Tebo. (crew/santos)

Related News