Pengurus Pasar Sarinah Disiram Air Limbah Ikan

FAISAL, korban penyiraman air limbah Ikan
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan menempati badan jalan atau gang, mulai ditertibkan oleh tim penertiban yang terdiri dari Petugas DPPK Tebo, Pengurus pasar Sarinah, Trantib Kecamatan, Petugas Kelurahan dan Babinkamtibmas.

Penertiban sudah menuai hasil, yakni sebagian besar pedagang sudah mulai mematuhi untuk ditertibkan. Namun, ada satu orang penjual ikan membuka lapak jualan di badan jalan yang tak mau ditertibkan oleh petugas gabungan tersebut, bahkan justru penjual ikan tersebut melakukan perlawanan terhadap petugas penertiban pasar Sarinah.                   

Seperti yang terjadi pada Jumat kemarin (30/1) sekitar pukul 11.00 WIB, pada saat tim penertiban melakukan penyisiran terhadap pedagang yang menempati badan jalan baru-baru ini. Ditemukan seorang pedagang Ikan Susilawati (25), menggelar dagangannya di badan jalan dikawasan los pasar Sarinah.

Pada saat itu, Faisal wakil Ketua Pengurus pasar Sarinah (Tim penertiban_red), menegur dan menyuruh Susilawati untuk menggeser dagangannya pindah ke tempat jualan yang telah disediakan (khusus los penjual Ikan_red). Namun, Susilawati tidak menggubris perintah Faisal selaku petugas penertiban, bahkan saat itu juga merasa tidak senang Susilawati mengambil air limbah ikan jualannya, dan langsung menyiramkan ke wajah Faisal.         

Merasa dilecehkan dan dipermalukan didepan umum, Faisal melaporkan Susilawati ke Mapolsek Rimbo Bujang, dengan saksi kejadian di TKP yakni H.Rasmadi Ketua Pengurus pasar Sarinah, Kamsin petugas DPPK Tebo dan saksi lainnya.

" Benar, saya dan sejumlah saksi kejadian di TKP dan terlapor Susilawati berada di Mapolsek Rimbo Bujang, untuk tindak lanjut kasus pelecehan pedagang Ikan atas nama Susilawati terhadap diri saya," papar Faisal, saat dikonfirmasi Teboonline.com, Minggu (1/1).                                         

Imbuh Faisal, memang benar kasus penyiraman air limbah ikan yang dilakukan Susilawati terhadap dirinya dilaporkan ke Polisi setempat. Namun, tidak sampai kasus tersebut diperpanjang. Pasalnya, Susilawati akhirnya menyatakan kekhilafannya dan meminta maaf kepada dirinya.

" Susilawati  sudah minta maaf, dan saya sudah memaafkannya. Jelasnya, antara Susilawati dan saya sudah damai tidak ada masalah lagi," terang Faisal.        

Kapolsek Rimbo Bujang, AKP Feby Harianto dikonfirmasi menyatakan, membenarkan kasus penyiraman air limbah ikan yang dilakukan Susilawati terhadap Faisal, sudah diselesaikan secara damai keluarga.

" Ya, antara Susilawati dan Faisal sudah berdamai, tidak sampai diproses melalui jalur hukum, mereka sudah saling bermaafan," tandas Kapolsek AKP Feby Harianto. (asa)

Related News