Pedagang Pasar Sarinah Enggan Bayar Retribusi Sewa Kios

Pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Enggannya pedagang di Pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang khususnya yang menghuni Kios untuk membayar Retribusi sewa Kios, disebabkan oleh berbagai macam factor. 

Salah satunya, pedagang tersebut berdalih bahwa Kios tersebut disewanya dari seseorang.

Sementara, membayar retribusi adalah kewajiban setiap penghuni Kios di Pasar Sarinah dalam rangka mendongkrak pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tebo dari sector Pasar.

“ Dari 360 Kios yang tercatat di Pasar Sarinah, hanya 35 persennya saja yang mau bayar Retribusi sewa Kios. Alasan enggak mau bayar macam – macam, seperti pedagang tersebut pakai Kios itu menyewa dari seseorang, karena dia menyewa jadi enggak mau lagi bayar retribusi sewa Kios kepada Pemerintah,” ujar Kamsin, petugas penarik retribusi di Pasar Sarinah mengaku pada Teboonline.com.

Kata dia, selain alasan itu pula, karena kondisi ekonomi masyarakat sekarang ini dengan harga getah yang cukup murah, itu sangat mempengaruhi pangsa pasar dan di Pasar Sarinah ada beberapa pedagang yang sampai gulung tikar dan tutup total.

Itu juga salah satu factor tidak tercapainya pencapaian target retribusi Pasar disamping adanya beberapa Kios yang kosong dan tidak dimanfaatkan pemiliknya untuk berusaha. Kios kosong tersebut, pemiliknya tidak pula mungkin membayar retribusi sewa Kios tersebut.

Disebutkan oleh Kamsin, beberapa pedagang yang enggan membayar retribusi Kios adalah Kios samping Los Pasar Ikan atau belakang pasar yang menghadap ke jalan Patimura Kelurahan Wirotho Agung.

Disana, Kios tersebut yang berjumlah belasan, dibangun oleh PT Tembesu Jaya selaku rekanan beberapa tahun lalu dan kemudian, pedagang membeli Kios tersebut. Karena pedagang sudah membelinya dari rekanan tersebut, pedagang jadi enggan untuk membayar retribusi sewa Kios tersebut kepada Pemerintah. (husni) 

Related News