Kejari Tebo Masih Kumpulkan Data dan Bukti Terkait Proyek Jalan dan Turab Desa Muara Tabun

Proyek jalan dan turab desa Muara Tabun yang hancur, saat ini kasusnya dalam penyelidikan
Kejari Tebo

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sampai saat ini, Kejari Tebo masih mengumpulkan data dan
bukti dari keterangan berbagai pihak terkait proyek jalan dan turap di Desa Muara Tabun tahun 2014 lalu. Hal ini disampaikan Kasi Intel, Rais Dani bahwa penyelidikan selama dua hari kemarin hasilnya bakal dievaluasi, apakah ada dugaan penyimpangan anggaran.

Rais menjelaskan, walaupun pihaknya sudah mengumpulkan beberapa keterangan dari pihak terkait, ini dirasa belumlah cukup. Untuk itu jika ada data atau keterangan yang belum lengkap Kejari siap memanggil pihak-pihak lain.

"Ya tidak tertutup kemungkinan bakal ada pihak lain untuk kita panggil
lagi," ucapnya pada Teboonline.com.

"Senin besok (Hari ini_red) jika ada perkembangan terbaru dari hasil penyelidikan kemarin bakal kita kabari," timpalnya lagi.

Terkait hasil pemeriksaan kemarin, Kejari Tebo sampai saat ini sudah meminta sejumlah keterangan dari pihat terkait. Beberapa pihak yang sudah dimintai keterangan yakni Kadis PU, Arief Makhruf Dachlan, PPTK Proyek, Sanusi, Pemilik CV Karya Utama NR, Anggota DPRD Tebo Supeno, Kabag Keuangan Zainudin Abas dan Sekda Tebo.

Pemanggilan pihak-pihak terkait tersebut untuk mendapatkan keterangan terkait pembangunan proyek turap dan jalan yang mblas hingga kedalaman 3 meter. Jika dari hasil penyelidikan ditemukan adanya dugaan korupsi, Kejari Tebo bakal meningkatkan lagi status pemeriksaan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

Untuk diketahui pula bahwa proyek jalan dan turab di desa Muara Tabun dikerjakan oleh CV. Karya Utama, dimana pekerjaan proyek tersebut mengunakan dana APBD tahun 2014 senilai lebih dari Rp. 375 Juta. Namun, karena  baru beberapa bulan dikerjakan jalan dan turab perlahan mulai amblas, akhirnya hal inipun sampai ketangan pihak Kejari Muaro Tebo. (crew/de2)

Related News