Guru PNS Penjual Togel Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Muh Sabli bin Muh Saleh, Guru PNS di SD Negeri 86/VIII Tebo, terdakwa kasus judi toto gelap (tegel) diancam 1 tahun dan 6 bulan penjara. 

Dia (Sabli,red) melanggar Pasal 303 ayat 1 ke 1 KHUP. Hal itu dikatakan Jaksa Penuntut Umum Kejari Tebo, Tito.

Dijelaskannya, pada pasal tersebut, disebutkan, barang siapa tanpa mendapat izin, dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikan sebagai pen-carian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan itu, diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun atau pidana denda paling banyak 25 juta Rupiah.

"Acaman maksimal 10 tahun. Tuntutan 1 tahun 6 bulan, "kata Tito pada Teboonline.com, Rabu (25/2).

"Sekarang baru tuntutan, minggu depan dihari yang sama baru akan diputuskan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Sabtu (22/11/2014) sekira pukul 14.00. WIB anggota Satreskrim Polres Tebo mengamankan Muh Sabli bin Muh Saleh guru PNS di SD Negeri 86/VIII Tebo, di Simpang Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah. Dari tangannya polisi menyita beberapa barang bukti berupa satu buah kertas rekapan penjualan nomor-nomor togel.

Selain itu, Polisi juga mengamankan satu buah ponsel merk Nokia X2. Ponsel warna silver yang digunakan untuk menjalankan bisnisnya sebagai bandar togel. Polisi juga menyita uang sebanyak Rp 4 Juta dan Rp 240 Ribu.

Satu ikatan pertama adalah senilai Rp 4 juta terdiri dari 40 lembar uang pecahan Rp 100 ribu. Uang itu ia pergunakan untuk membayar pelanggannya jika ada diantara pembeli nomor yang berhasil menebak jitu. 

Lainnya adalah uang sebesar Rp 240 ribu. Uang ini adalah hasil penjualan togel dari para pelanggannya. terdiri dari empat lembar uang pecahan Rp 5 ribu, lima lembar pecahan Rp 10 ribu, satu lembar pecahan Rp 20 ribu, dan tiga lembar pecahan Rp 50 ribu. (crew/peta)

Related News