Berkas Anok Segera Dilimpahkan, Terkait Kasus Proyek Listrik Tahun 2007/2008

Sutrisno alias Anok saat pertama kali ditahan oleh Kejari Tebo

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sutrisno alias Anok, Tersangka kasus proyek pembangunan
jaringan listrik tahun 2007/2008, Rabu (11/2), kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo. Hal itu diakui oleh Kasi Intel Kejari Tebo, Rais Dani.

"Iya, dia (Anok_red) datang memenuhi panggilan kita. Kedatangannya untuk melengkapi beberapa berkas yang belum lengkap," jelas Rais saat dikonfirmasi Wartawan.

Rais juga mengatakan, jika berkas Anok sudah lengkap, pihaknya akan segera melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor Jambi agar segera bisa disidangkan. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita limpahkan," tuturnya.

Diketahui, sebelumnya pihak kejari Tebo telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan jaringan listrik di Desa Muara Ketalo Kecamatan Tebo Ilir dan Desa Sapta Mulya, yakni IJP yang saat itu sebagai PPTK proyek dan Sutrisno alias Anok pelaksana atau rekanan yang saat ini statusnya tahanan kejaksaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, sejauh ini Kejari Tebo juga telah menemukan beberapa bukti yang mengindikasikan adanya tindak pidana dalam proyek tahun 2007-2008 ini serta adanya kerugian Negara sekitar Rp 600 Juta.

Hingga saat ini Kejari Muara Tebo terus menelusuri arah perkembangan Kasus tersebut, diantaranya kemana saja aliran dana proyek. Bahkan, Kejari mengatakan pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama kemana aliran dana proyek yang merugikan negara sekitar Rp 600 Juta tersebut. (crew/peta)

Related News