Tebo, Target Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Meski pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tebo belum bisa dipastikan. 

Namun, pihak Pondok Pasantren (Ponpes) Nurul Jalal yang berada di Kecamatan Tebo Tengah, minta kepada Pemkab Tebo untuk dilibatkan. 

Tidak itu saja, pihak pasantren juga minta agar pasantrennya juga digunakan untuk kegiatan berbagai cabang yang akan dilombakan pada MTQ nanti.

Hal itu disampaikan langsung oleh H Fauzi, pimpinan sekaligus pengelola Ponpes Nurul Jalal ke Bupati Tebo, Sukandar. 

" Pengen sayo pondok ini diadakan juga berbagai kegiatan yang bisa memotifasi para santri. Seperti tartil, LCC dan lain-lain. Jadi selain memberi motifasi, anak-anak juga dapat belajar," kata H Fauzi ke Bupati Tebo, kemarin.

Lanjut H Fauzi, ada 4 buah Mesjid di Ponpes Nurul Jalal yang bisa digunakan untuk menunjang pelaksanaan MTQ. Begitu juga dengan bangunan-bangunan atau pondok di Ponpes tersebut bisa digunakan untuk penginapan para peserta. Sayangnya, kata dia, Ponpesnya masih kesulitan WC untuk MCK para peserta atau tamu.

" WC yang ada sekarang dibangun 10 tahun yang lalu. Kondisinya sudah tidak layak pakai lagi. Dalam waktu dekat ini kami akan bangun 8 WC baru. Dananya sudah siap hanya saja upah tukang yang belum ada. Kalau ditotalkan sekitar Rp 15 Juta. Untuk itu, saya minta Bapak Bupati juga bantu biaya upah tukang untuk membangun WC," pintanya lagi.

Permintaan pimpinan Ponpes Nurul Jalal tersebut langsung ditanggapi Bupati Tebo, Sukandar. Dikatakan Sukandar, pihaknya sudah menggelar rapat dengan seluruh SKPD, Badan, Kantor dan instansi lainnya. Inti dalam rapat tersebut adalah membahas bagaimana mensukseskan pelaksanaan MTQ hingga semeriah mungkin.

" Kami sangat terima kasih atas kesiapan pihak Ponpes Nurul Jalal untuk mensukseskan dan meriahkan pelaksanaan MTQ. Kebetulan sekali, saat ini kami tengah mendata tempat-tempat yang akan digunakan dan ditempati pada pegelaran nanti. Saya minta kepada panitia agar segera mendata Ponpes Nurul Jalal," kata dia.

Terkait pihak Ponpes yang terkendala dana sebesar Rp 15 Juta untuk upah tukang membangun 8 unit WC, Sukandar mengatakan bahwa terkait biaya Rp 15 Juta, Sukandar merasa bahwa pihaknya bisa memberikan lebih dari itu. Namun, Sukandar memohon dipersiapkan benar apa-apa yang mesti harus dipersiapkan untuk mensukseskan MTQ nanti.

Dijelaskan Sukandar, MTQ tahun 2012 lalu Kabupaten Tebo meraih urutan ke 6, tahun 2013 meraih urutan ke 8. Karena tahun 2015 ini Tebo jadi tuan rumah, bagaimana caranya target kita bisa masuk ke 5 besar. Dan ini harus didukung oleh semua pihak.

" Tapi Kemenag Tebo merasa tertantang dan ingin kita bisa meraih juara 1. Untuk mencapai itu saya minta bantuan dan suport semua pihak, juga Ponpes yang ada di Tebo," pungkasnya. (crew/besalenews.com)

Related News