Raskin Wirotho Agung Berkurang, Ketua RT Bingung

Ketua RT saat mengambil Raskin di
Kantor Lurah untuk dibagikan kepada warga miskin
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Alokasi beras orang miskin (Raskin) yang diperuntukkan warga miskin Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, pada Tri wulan terakhir 2014 berkurang drastis yang didrofing atau didatangkan oleh pihak Bulog Muara Bungo.

Sehingga, para Ketua RT di wilayah tersebut kebingungan alias pusing tujuh keliling. Pasalnya, jatah Raskin yang diperuntukkan warga miskin di wilayahnya berkurang 50 persen dari jatah Raskin yang diterima sebelumnya, sehingga para Ketua RT ini sangat sulit untuk membagi dan menyalurkan ke warganya. Yang akhirnya, para Ketua RT mendapat protes dari warga miskin yang tercatat sebagai penerima Raskin. 

Dampak berkurangnya alokasi Raskin di Wirotho Agung pada akhir tahun 2014, akibatnya dikeluhkan oleh warga miskin selaku penerima Raskin yang terdaftar selama ini. Bayangkan saja, sebelumnya setiap RT bisa menerima minimal 130 kg sampai dengan 150 kg. Sekarang ini per RT hanya bisa menerima 65 kg saja.

" Benar, kita bingung dan stres. Soalnya biasanya RT saya bisa menerima Raskin minimal 130 kg, sekarang ini hanya menerima 65 kg. terpaksa kita bagi rata penyalurannya kepada warga miskin. Paling - paling orang satu hanya kebagian 5 kg saja," papar Salimin, Ketua RT Jalan Imam Bonjol Wirotho Agung, pada Teboonline.com, Senin (12/1).                     

Berdasarkan informasi yang berkembang, akan adanya langkah Pemerintah menghapuskan Raskin, akibatnya membuat warga miskin galau. Pasalnya, selama ini Raskin yang mereka terima sangat membantu beban ekonomi warga miskin.

" Kita berharap, kalau Pemerintah masih terus memperpanjang pemberlakuan penyaluran Raskin, supaya perlu dilakukan pendataan ulang warga miskin, karena kenyataan yang ada dilapangan jumlahnya cukup banyak warga miskin yang tak pernah mencicipi atau menerima Raskin," imbuh Ketua RT Saliman.

Distributor, atau petugas Bulog Muara Bungo, Nando, dikonfirmasi membenarkan terkait adanya isu Pemerintah akan menghapuskan Raskin. Namun, secara resminya dari Pemerintah belum ada, bahkan pihak Bulog belum menerima keterangan resmi dari Pemerintah.

" Terus terang, bahwa pagu atau daftar penerima Raskin tahun 2015 dari Provinsi sudah kita terima," jelas Nando, petugas Bulog Muara Bungo.       

Sementara, Syargawi, petugas Raskin Kantor Lurah Wirotho Agung mengatakan, membenarkan pihaknya sejak 11 Januari 2015, sudah menyalurkan Raskin kepada warga yang terdaftar orang miskin di 15 RW Wirotho Agung.

" Untuk Tri wulan akhir tahun 2014 Wirotho Agung hanya mendapat alokasi Raskin sebanyak 3,8 ton. Dan seharusnya, menurut sebelumnya alokasi Raskin yang diterima per tri wulan berkisar 7,7 ton. Dimana masalahnya kita tidak tahu. Karena kita kan hanya menyalurkan Raskin saja, sedangkan masalah pendataan Raskin kita selama ini tidak tahu, itu gawenya pihak BPS masa lalu," tandas Syargawi. (asa)   
         


  

Related News