Pol PP Tebo Amankan 19 Ternak dan 4 Siswa


TAUFIK KHALDY
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebanyak 19 ekor ternak Kambing yang berkeliaran ditempat-tempat umum dan 4 orang siswa yang bermain di Warnet disaat jam belajar sekolah, berhasil diamankan Satpol PP Tebo saat melakukan penertiban, kemarin. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Tebo, Taufiq Kholdi.

Dijelaskannya, 19 ekor ternak Kambing diamankan pada Selasa (20/1) kemarin, saat dilakukan penertiban hewan ternak. 

Penertiban ternak tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 08 Tahun 2014 tentang perubahan Perda Nomor 17 Tahun 2002 tentang penertiban ternak. 

Dalam perda tersbut dijelaskan, hewan ternak yang kedapatan berkeliaran ditempat umum akan diamankan dan pemiliknya akan dikenakan denda.

Lanjut dia, denda untuk ternak Sapi atau Kerbau Rp 500 Ribu per ekor, sedangkan denda untuk ternak Kambing sebesar Rp 250 Ribu per ekor. Jika ternak yang sudah diamankan tidak diambil oleh pemiliknya, maka akan ditambah dengan biaya perawatan yaitu Rp 50 Ribu per hari untuk per ekor ternak Sapi atau Kerbau, dan Rp 25 Ribu per hari untuk per ekor ternak Kambing.

"Jika lewat dari 7 hari ternak yang diamankan tidak diambil oleh pemiliknya, ternak tersebut akan kita lelang. Hasilnya akan kita setor ke kas daerah," jelas Kakan Satpol PP, Rabu (21/1).

Lebih lanjut Taufiq mengatakan, penertiban hewan ternak kemarin difokuskan di tengah kota Kecamatan Tebo Tengah. Ada 20 anggota yang diturunkan dalam penertiban. 

"Dari 19 ekor ternak Kambing yang diamankan, 6 ekor sudah diambil oleh pemiliknya," tutur Kakan, Dia juga mengatakan jika dalam penertipan kemarin, tidak satupun dijumpai hewan ternak Sapi maupun Kerbau. Kemungkinan besar, menurut dia, ternak Sapi dan Kerbau sudah diikat atau dikandangkan oleh pemiliknya.

Lanjut Kakan lagi, keesoknya, pada Rabu (21/1), pihaknya kembali melakukan penertiban razia dibeberapa Warnet di Kecamatan Rimbo Bujang. Penertiban tersebut dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat yang mengatakan banyak siswa bermain di Warnet saat jam belajar atau jam sekolah.

Pada penertiban itu, kata dia, anggotanya berhasil mengamankan 4 orang siswa yang berada di Warnet disaat jam belajar. 4 orang siswa tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Camat Rimbo Bujang untuk mendapat pembinaan.

"Kita panggil orang tuanya dan Kepala sekolahnya dan kita kasi pembinaan. Setelah itu kita buat perjanjian agar tidak berkeliaran disaat jam sekolah. Kemuadian kita kembalikan ke sekolah masing-masing," jelasnya.

Rencananya, kata Taufiq, penertiban atau razia tersebut akan dilaksanakan secara rutin. Dalam penertiban nantinya akan melibatkan pihak Kecamatan dan anggota Polsek setempat. "Ini kita lakukan untuk menertibkan Tebo dari segala bentuk yang melanggar Perda. Dan ke depannya kita berharap tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran," pungkasnya. (crew)

Related News