Pamit Setrum Ikan, Warga Desa Tirta Kencana Ditemukan Tewas

Dakir, warga jalan desa Tirta Kencana tewas akibat kesetrum oleh alat setrum Ikan
miliknya sendiri. Korban saat berada di Puskesmas Rimbo Bujang

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Dakir (50), warga jalan Kruwing desa Tirta Kencana Kecamatan Rimbo Bujang ditemukan tewas, Jumat(30/1) kemarin sekira pukul 03.00 wib. Korban diduga tewas setelah terkena setruman Ikan di jalan Balam desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.

Informasi yang berhasil dihimpun Teboonline.com, sebelum korban ditemukan meninggal dunia, pada pukul 21.15 WIB, korban berpamitan untuk berangkat mencari Ikan dengan membawa alat setrum di sungai jalan Balam Desa Tirta Kencana. 

Namun, hingga pukul 01.00 Wib korban tidak pulang ke rumah. Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk mencari korban dilokasi biasa korban memancing. Setelah dicari-cari selama 30 menit, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan telungkup dan ditemukan dalam keadaan lemas sekitar pukul 02.00 Wib.

Kapolres Tebo AKBP Satriya Yusada melalui Kapolsek Rimbo Bujang, AKP. Feby Harianto saat dikonfirmasi mengungkapkan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“ Iya, satu warga desa Tirta Kencana tewas diduga akibat terkena setrum ikan,” terangnya pada Teboonline.com.

Saat ditemukan Lanjutnya, korban dalam kondisi telungkup diatas rawa dengan tas yang berisi setrum ikan. Untuk memastikan kondisi korban, korban dibawa ke Puskesmas Rimbo Bujang, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Kapolsek menjelaskan, hasil pemeriksaan, korban tewas akibat tersengat setrum Ikan yang digunakan untuk mencarikan. Karena, posisi saat korban ditemukan disungai, alat setruman berada dipunggung korban.

“ Dugaannya, korban tewas karena tersengat setrum Ikan. Juga dari lokasi kejadian diamankan 1 peralatan setrum ikan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rimbo Bujang, dr. Sanusi mengatakan, kotban saat tiba di Puskesmas Rimbo Bujang dipastikan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“ Iya betul, korban tiba dipuskesmas sudah meninggal dunia,” pungkasnya. (nug/santos)

Related News