E-KTP Hilang Bakal Diganti Dengan KTP Manual

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Proses perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (eKTP) terus dilakukan oleh pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tebo, proses perekaman dilakukan ditiap kantor Camat agar warga mudah menjangkaunya.

Namun disisi lain, warga masih bingung apabila eKTP yang sudah didapatnya hilang. Yang menjadi pernyataan, apakah KTP tersebut akan diganti dengan eKTP atau KTP manual.

Kasi Pemerintahan Kantor Camat Rimbo Bujang, Sofyan merenangkan saat dikonfirmasi Koran ini terkait hal itu. Menurutnya, eKTP milik wajib KTP yang hilang maka akan diganti dengan KTP manual dengan catatan warga tersebut melampirkan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian.

“ Apabila warga kehilangan eKTP, maka untuk sementara KTPnya akan diganti dengan KTP manual,” tutur Sofyan pada Teboonline.com saat di ruang kerjanya, Jumat (16/1).

Mengapa eKTP yang hilang tidak diganti dengan eKTP yang sama, karena eKTP diprioritaskan dicetak untuk wajib eKTP yang proses perekemannya pada tahun 2010 sampai dengan 2011 dan disatu sisi, pencetakan eKTP di Dukcapil Kabupaten Tebo sangat terbatas.

Disebutkan alasannya oleh Sofyan, mengapa diganti dengan KTP manual, karena sampai saat ini belum ada edaran kalau KTP manual tidak berlaku. Polemik yang lain adalah disebutkan Sofyan lagi, tentang warga yang sudah merekam pada tahun 2010 dan 2011, namun sampai saat ini belum mendapatkan eKTP.

“ Barang siapa yang sudah merekam eKTP pada tahun 2010/2011 tapi sampai sekarang belum keluar eKTPnya, maka dihimbau agar menyampaikan Kartu Keluarga (KK) ke masing – masing desa dan nanti disampaikan ke Kecamatan untuk diusulkan pencetakan eKTPnya di Dukcapil,” himbau Sofyan.

Ungkap Sofyan, di Rimbo Bujang ada 50 orang yang belum dapat eKTP namun sudah perekaman. Saat diusulkan untuk dicetak di Dukcapil Tebo pada Desember 2014 kemarin, yang terkabul dicetak sebanyak 12 orang saja.

“ 38 orang diantaranya pada keterangan didata server, eKTPnya sudah tercetak dan pada saat itu pencetakannya di pusat. Sementara, kenyataannya mereka memang belum pernah menerima, apakah eKTPnya hilang di jalan atau di Kabupaten kita tidak tahu pasti,” jelas Sofyan lagi.

Namun detail Sofyan lagi, eKTP yang hilang itu akan dicetak setelah pencetakan eKTP perekaman tahun 2010/2011 selesai. Karena, proses perekeman sampai saat ini terus berjalan yakni melayani anak yang baru masuk usia 17 tahun atau yang sudah menikah atau pindah. (crew)

Related News