DPRD Propinsi Jambi, Sidak Ke PKS Rimdu PTPN VI Rimbo Bujang

Aliran anak Sungai yang tercemar akibat buangan Limbah PKS Rimdu PTPN VI Rimbo Bujang,
tampak air berubah menjadi hitam pekat
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Anggota Komisi 2 DPRD Propinsi Jambi yang membidangi Perkebunan, Sabtu kemarin (24/1) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rimdu PTPN VI Rimbo Bujang.

Hal itu diungkapkan Mesran, anggota DPRD Propinsi Jambi fraksi PDIP Dapil Bungo Tebo. “ Kami (DPRD_red) kemarin melaksanakan sidak ke PKS Rimdu karena ada laporan warga sekitar PKS yang terganggu akibat kegiatan PKS,” terang Mesran pada Teboonline.com, Senin (26/1).

Gangguan yang dirasakan oleh warga setempat lanjutnya, PKS dituding oleh warga membuang Limbah bekas olahan Sawit di PKS ke pemukiman warga sehingga Limbah mencemari Sungai dan Sumur milik warga sekitar.

DPRD Propinsi saat sidak ungkap Mesran, langsung menuju ke beberapa lokasi yang dianggap sebagai tempat pembuangan limbah ke pemukiman warga. Dan benar ditemui serta warga setempat juga membenarkan bahwa pihak PKS telah membuang Limbah PKS ke pemukiman warga.

“ Warga terdekat sekitar PKS khususnya warga desa Tirta Kencana dan Sapta Mulia, siap untuk membuat pernyataan kalau mereka terganggu dengan aktifitas PKS yang telah membuang Limbah kea rah pemukiman warga sehingga mencemari Sungai,” kata Mesran.

Namun lanjut Mesran, saat tim sidak menemui pengelola PKS, pihak PKS membantah apabila Limbah tersebut dibuang ke area pemukiman. Selanjutnya, tim sidak mengambil air Limbah pada pengolahan Limbah Kolam nomor 7 atau Kolam yang teakhir untuk diuji di Laboratorium guna mengetahui kadar air tersebut.

“ Kita sudah ambil sampel Limbah untuk dicek di Lab, kita tunggu saja dan kita pastikan, pihak Manajemen Rimdu bakal kita panggil untuk Hearing membahas persoalan Limbah PKS Rimdu yang selama ini terus menerus menuai masalah dengan warga sekitar,” cetus Mesran.

Hasil sidak anggota DPRD propinsi Jambi kata Mesran lagi, banyak menampung keluhan warga sekitar PKS diantaranya, asap cerobong PKS berwarna hitam mengotori lantai rumah warga dan kurangnya perhatian pihak PKS terhadap warga sekitar.

Sementara, Humas Kantor Direksi PTPN VI wilayah propinsi Jambi, Syaiful saat dikonfirmasi Koran ini terkait hal itu mengatakan bahwa persoalan tersebut yang tahu persis adalah pihak PKS Rimdu.

“ Silahkan saja konfirmasi ke PKS Rimdu, karena soal Limbah itu kan yang tahu persis pihak PKS Rimdu,” ujar Syaiful saat dihubungi via HP. (crew)

Related News