2 Unit Toko Di Pasar Blok B Rimbo Ilir Terbakar, Diduga Api Berasal Dari Obat Nyamuk

Petugas Damkar dibantu warga saat berusaha memadamkan kobaran Api yang membakar dua
unit Kios di Pasar Blok B Rimbo Ilir

TEBOONLINE.COM, RIMBOILIR - Sebanyak dua unit Toko atau kios yang berada di pasar Blok B, Desa Pulung Rejo Kecamatan Rimbo Ilir, Selasa (27/1) habis dilalap si jago merah. Api yang menghanguskan seluruh isi toko tersebut diduga berasal dari pembakaran obat nyamuk milik Lasinem (50).

Adapun kronologis kejadian berlangsung sangat cepat karena kobaran api begitu sulit dipadamkan. Hingga siang hari api masih berkobar, ditambah tiupan angin serta banyaknya barang didalam toko yang mudah terbakar, membuat kepanikan warga semakin menjadi-jadi.

"Didalam toko juga ada galon minyak bensin," sebut Lasinem, yang pada saat kejadian tidak sempat menyelamatkan barang berharga.

Toko sembako milik Lasinem, toko lainnya milik Samino (55) yang bergandengan dengan kios Lasinem juga ikut terbakar. Namun berbeda dengan toko milik Lasinem, toko Samino hanya sebagian saja yang terbakar. Kendati demikian ada beberapa barang berharga milik Samino yang juga ikut terbakar.

"Toko saya memang tidak semuanya terbakar, memang kondisinya lagi kosong," tambah Samino.

Suwarni, saksi mata saat kejadian menceritakan, pada pukul 10.30 wib ia melihat ada kepulan asap diatas atap Seng. Dari kepulan asap tadi tiba-tiba keluar seperti percikan api, sehingga dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan yang lain. 

"Didalam toko banyak barang-barang yang mudah terbakar. Jadinya cepat sekali api tu melalap toko," ujar Suwarni meyakini.

"Itu motor didalam kayaknya ikut terbakar juga," timpalnya.

Beruntung kobaran api dengan cepat dapat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran. Sedikitnya ada 5 unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk menjinakan kobaran api.

"Pukul 11.00 api dengan cepat dipadamkan," kata Saksi lainnya.

Dalam kejadian ini tidak diketahui adanya korban jiwa, baik meninggal maupun yang luka-luka. Diperkirakan kerugian akibat kebakaran tadi mencapai Rp 200 Jutaan.

Terpisah, Ridwan Hutagaol, Kasat Reskrim Polres Tebo saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran 2 unit toko di Rimbo Ilir. "Ya tadi siang kita menerima informasi adanya toko yang terbakar. Saat ini sudah kita ambil tindakan untuk melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran," bebernya.

Kasat menjelaskan, ada beberapa tindakan yang sudah dilakukan anggotanya diantaranya, mendatangi TKP, membantu masyarakat melakukan pemadaman dengan cara menyiramkan air sebelum mobil damkar tiba dilokasi, dan memberitahukan serta menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekati TKP.

"Saksi-saksi serta barang bukti sudah kita amankan untuk dimintai keterangan. dugaan awal katanya api berasal dari obat nyamuk pemilik toko," tuntasnya. (crew)

Related News