Sukandar Tidak Keberatan Ada Praktek Korupsi Di Tebo Dilaporkan Ke KPK

Bupati Tebo, Sukandar
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Laporan dan pengaduan kasus korupsi  yang masuk ke KPK beberapa waktu lalu di Kabupaten Tebo, langsung ditanggapi oleh Bupati Tebo H.Sukandar. 

Bupati menilai pihak LSM, masyarakat yang menyampaikan laporan atau pengaduan adanya praktek korupsi di Kabupaten Tebo itu sah-sah saja.

" Silahkan saja, saya tidak keberatan jika ada praktek korupsi di Tebo dilaporkan ke KPK," katanya meyakini pada Teboonline.com.

Terkait rilis yang dimuat media lokal Jambi, Jumat (12/12) beberapa waktu lalu, menyatakan Kabupaten Tebo masuk peringkat 5 besar se Provinsi Jambi, Sukandar mengaku belum menerima laporan tersebut.

Terlebih saat disinggung adanya kasus korupsi di Tebo lebih banyak dilakukan pada proyek pengadaan barang dan jasa, lagi-lagi Sukandar membantah.

" Rasanya kalau proyek pengadaan barang dan jasa untuk di Tebo tidak ada masalah. Sejauh ini masih dibawah kendali kita," ungkapnya.

Terlebih sambung dia, jikapun ditemukan laporan atau pengaduan adanya praktek korupsi, mestinya pihak yang bersangkutan bisa menyajikan atau melampirkan data yang konkrit.

" Kalau itu tidak ada, susah mau dibilang kasus korupsi. Lebih bagus lampirkan datanya, baik nama proyek, nilainya, bahkan pihak yang mengerjakannya," bebernya lagi.

Sementara itu, ketika disinggung, terkait masih banyaknya proyek fisik yang belum rampung hingga akhir tahun 2014 ini, Bupati sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas dan pihak rekanan guna membahas kelanjutan proyek fisik yang belum rampung.

" Untuk itu kita bakal melakukan pertemuan ulang dengan pihak terkait untuk bahas proyek fisik di Tebo," sebutnya.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Kabupaten Tebo masuk peringkat lima besar khususnya kasus korupsi di proyek pengadaan barang dan jasa. Laporan tersebut disampaikan oleh KPK berdasarkan data dan temuan yang diterima. (crew/besalenews.com)

Related News