Proyek Cetak Kolam Ditargetkan Rampung Tahun Ini


Proyek cetak Kolam Ikan di desa Wanareja
TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - Proyek Pembangunan Kolam Ikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) bidang Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas PerikanIDan Dan Peternakan Tebo ditargetkan rampung dikerjakan hingga akhir Desember 2014.

Tahun ini, Ada 4 Kecamatan yang mendapatkan bantuan pembangunan kolam tersebut, diantaranya Kecamatan Sumay, Rimbo Ulu, Rimbo Bujang serta Rimbo Ilir, dalam 1 paket kegiatan bisa dibangun 8-9 kolam.

Kepala Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Tebo, Casdari saat dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan, bantuan cetak kolam ikan tersebut hanya pembuatan kolam saja. Sementara, bibit Ikan dan Pakannya akan diupayakan dari APBD Tebo.

“ Bantuan DAK tahun ini hanya sebatas pembuatan kolam saja, bibit serta pakan Ikannya akan diupayakan melalui dana APBD,” terang Casdari.

Saat disinggung keluhan para pembudidaya Ikan terkait mahalnya pakannya, dikatakan Casdari lagi, itu sebuah dilema tersendiri dan diperlukan jalan keluar agar para peternak tidak semakin terjepit.

“ Selama ini keluhan para peternak Ikan yang saya temui mayoritas mengeluhkan mahalnya pakan ikan, diperlukan jalan keluar ataupun alternative lain untuk mengatasinya,” ungkapnya.

Lanjutnya, memang pemerintah provinsi pernah mewacanakan untuk membangun pabrik pakan Ikan untuk mencukupi para peternak Ikan didalam provinsi Jambi, namun hingga kini belum terealisasi karena terkendala bahan baku, seperti bekatul atau dedak.

“ Pemprov Jambi Pernah mewacanakan pembangunan pabrik pakan ikan bahkan sudah Hearing dengan DPRD, namun terkendala lagi dengan masih minimya bahan baku pembuatan pakan tersebut seperti dedak atau bekatul,” imbuhnya.

Diharapkannya, bagi kelompok Tani maupun masyarakat yang menerima bantuan dana DAK berupa pembuatan kolam Ikan mampu mengelolanya dengan baik sehingga kebutuhan Ikan air tawar di Tebo dapat terpenuhi tanpa harus mengimpor dari daerah lain.

“ Kelola kolam tersebut dengan baik dan benar, sehingga kebutuhan Ikan tawar di Tebo diharapkan dapat terpenuhi tanpa harus impor dari luar daerah,” pungkasnya. (santos)

Related News