PAD Samsat Rimbo Bujang Turun Hingga 50 Persen Lebih


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Dalam waktu 6 bulan terakhir ini, pendapatan sektor pajak kendaraan di kantor Samsat Rimbo Bujang menurun hingga 50 persen lebih. 

Hal itu diungkapkan oleh H. Z Zulkarnain Kepala UPTD Dispenda Provinsi Jambi yang ditempatkan di Kantor Samsat Tebo.

Dijelaskannya, biasanya pendapatan dari sektor pajak kendaraan di kantor Samsat Rimbo Bujang mencapai Rp 50 juta lebih perhari. Namun dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini, rata-rata pendapatan menurun hingga 5 persen lebih, yaitu hanya Rp 15 Juta sampai Rp 20 Juta perhari. 

" Menurunnya sampai 50 persen lebih," ujar H. Z Zulkarnain kepada teboonline.com, Selasa (2/12).

Menurut dia, turunnya pendapatan sektor pajak kendaraan tersebut diakibatkan anjloknya harga getah karet dan buah sawit. Pasalnya, hampir rata-rata masyarakat Kecamatan Rimbo Bujang dan sekitarnya adalah petani karet dan sawit.

" Waktu harga getah karet dan buah sawit stabil pendapatan pajak kendaraan bisa sampai Rp 50 juta lebih perhari. Dalam 6 bulan terakhir ini semenjak harga getah karet dan buah sawit turun, pendapatan pajak kendaraan ikut turun," tuturnya.

Akibat penurunan pendapatan sektor pajak kendaraan tersebut, lanjut dia, berdampak pada realisasi target pendapatan Samsat Tebo. “Dari target sebesar Rp 16 Milyar, sampai saat ini yang terealisasi baru 90 persen. Meski demikian, kita optimis target tahun ini bisa tercapai 100 persen,” tuntasnya. (crew/besalenews.com)

Related News