Ketua RT Minta Naikan Insentif


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Sejumlah Ketua RT, yang ada di Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, meminta kepada Pemerintah agar uang insentif Ketua RT yang mereka terima selama ini dinaikkan pada tahun 2015 mendatang.

Pasalnya, uang insentif yang mereka terima selama ini sudah tidak sesuai lagi dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak dengan naiknya harga bahan kebutuhan masyarakat. Selain hal tersebut, juga untuk menselaraskan dengan UMR Provinsi Jambi Tahun 2015 yang sudah ditetapkan.

Diketahui, sebanyak 19 Provinsi di indonesia telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi tahun 2015. Termasuk Propinsi Jambi sudah menetapkan UMR tersebut untuk tahun 2015, yaitu sebesar Rp 1.710.000.

Untuk itu, tidak ada salahnya dengan adanya kenaikan BBM dan kenaikan UMR Provinsi Jambi, uang insentif Ketua RT, RW yang ada di Kabupaten Tebo juga dinaikan pada tahun 2015 mendatang.

" Untuk mendukung peningkatan kinerja Ketua RT dan Ketua RW, kami minta perhatian serius pihak yang berkompeten dan Pemerintah dapat menaikan insentif kami pada tahun 2015. Karena, untuk mengimbangi kenaikan harga bahan kebutuhan masyarakat," Ungkap Zamroni,  salah satu Ketua RT di Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, pada teboonline.com, Senin (1/12).

Dikatakannya, menurutnya, memang kenaikan UMR Provinsi Jambi 2015, diberlakukan untuk kaum buruh atau pekerja di perusahaan. Namun, setidaknya dapat menjadi tolak ukur untuk kenaikan insentif Ketua RT dan Ketua RW. Dan yang paling dominan adanya kenaikan harga bahan kebutuhan masyarakat saat ini, menjadi tuntutan penyesuaian kenaikan insentif para Ketua RT dan Ketua RW dalam rangka untuk mendukung kelancaran tugas pelayanan di masyarakat.

" Kita berharap kepada wakil rakyat yang duduk di Lembaga Legislatif dan pihak eksekutif, dapat memperhatikan nasib kami, terkait insentif Ketua RT dan Ketua RW perlu dinaikan," Tuturnya.

Sementara, Pramudya Dewanto, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Tebo, mengkritisi insentif Ketua RT dan Ketua RW yang ada di Kabupaten Tebo. Menurutnya, untuk mengimbangi dampak kenaikan harga bahan - bahan kebutuhan masyarakat.

Sudah saatnya, insentif para Ketua RT dan RW disesuaikan dan dinaikan pada tahun 2015 mendatang. " Memang tidak sesuai lagi insentif Ketua RT dan RW yang mereka terima selama ini per Tri Wulan dengan kondisi yang ada sekarang ini. Untuk itu, sudah sepatutnya   Pemerintah Kabupaten Tebo menaikan insentif tersebut, dan DPRD Tebo harus siap mendukung dan menyetujuinya. Tentunya, pihak ekskutif dan Legislatif segera mengkaji sumber dana yang ada sekarang ini untuk kenaikan insentif tersebut,   " tandas Pramudya Dewanto, yang juga mantan anggota DPRD Tebo. (asa)

Related News