Guru Sambut Gembira K13 Dihentikan. Firdaus : Kita Tetap Mengikuti Putusan Pusat


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memberhentikan pelaksanaan kurikulum 2013 (K-13) disambut senang oleh sejumlah guru di Kabupaten Tebo. 

Mereka selama ini banyak yang merasa terbebani dengan pelaksanaan K-13 tersebut.

" Dari kemarin kita sudah bingung. Mau terapkan K13 tapi tidak ada buku panduan. Sampai sekarang pun sudah lewat satu semester, tapi belum juga dapat buku panduan," ujar salah satu guru yang mengaku mengajar bidang studi Mate - matika, Hadrun, pada Teboonline.com, Jumat (12/12).

Tidak itu saja, lanjut dia, saat ini para siswa tengah menjalani ujian semester. Tentunya, usai ujian semester dilanjutkan dengan pemberian lapor,

" Cara pemberian nilai lapor juga masih bingung, sebab nilai diberikan berbentuk huruf bukan angka seperti semester sebelum (KTSP_red). Jadi memang terasa rumit dan bingung mau ngisi lapor siswa. Mungkin karena belum terbiasa saja," tuturnya.

Terpisah, Firdaus Wakil Ketua PGRI Kabupaten Tebo mengakui jika masih banyak guru yang bingung menjalankan K13. Meski demikian, dia mengatakan, sebagai wakil ketua PGRI Tebo, ia bersama para guru tetap akan menjalankan apapun yang menjadi keputusan pusat.

" Memang penerapan K13 lebih rumit dibandingkan dengan KTSP. Namun, kita tetap akan mengikuti keputusan dari pusat. Jika memang pusat memutuskan untuk kembali ke KTSP tetap akan kita jalani," katanya.

Menurutnya, dalam dunia pendidikan sangat banyak perbedaan antara pusat (Kota besar_red) dengan daerah. Terutama perbedaan pola belajar dan mengajar. Untuk itu, alangkah baiknya jika pemerintah pusat tidak memaksakan pola atau sistim belajar di kota besar untuk diterapkan ke daerah (Pelosok_red).

" Dari segi sarana dan praserana saja sudah jelas banyak perbedaan. Jadi alangkah baik jika sistim belajar mengajar antara kota besar dengan daerah dibedakan. Kalau dikota besar seperti Jakarta, Bandung dan lain sebagainya boleh la pakai K13, tapi kalau di Tebo sepertinya belum bisa. Namun, yang jelas kita tidak menolak K13 ataupun menerima putusan pusat yang menarik kembali K13. Yang jelas apapun putusan pusat akan kita ikuti," pungkasnya. (crew/besalenews.com)

Related News