Disekap 20 Hari, Gadis 15 Tahun Dipaksa Berhubungan Intim

Ilustrasi
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO – Kasus asusila kembali terungkap di wilayah hukum Polres Tebo. Korban kali ini seorang gadis berusia 15 tahun, sebut saja bunga, warga jalan Sultan Hassanudin, Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. 

Dia dilarikan oleh pelaku selama kurang lebih 20 hari dan dipaksa berhubungan intim dengan pelaku.

Kasus tersebut terungkap saat orang tua korban, Sd (37), melaporkan pelaku, Elvan Sofyan (30) warga Jalan Citandui, Desa Wanareja, Kecamatan Rimbo Ulu, ke Polsek Rimbo Ulu, pada 3 Desember 2014. Pelaku telah ditangkap Selasa (9/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Dalam pemeriksaan, korban telah dibawa lari dari rumah oleh pelaku pada 14 Nopember 2014. Awalnya korban dibawa ke rumah pelaku di Jalan Citandui, Desa Wanareja, dan disekap di rumahnya selama 3 hari. Setelah itu korban dibawa ke HPH, Kecamatan Tujuh Koto Ilir selama 3 hari di pondok milik pelaku. Selama pelarian itu korban juga sempat dibawa ke Lampung selama 3 hari. Dari Lampung korban dibawa lagi ke HPH selama 10 hari.

“Selama dilarikan anak saya dipaksa berhubungan intim,” ungkap orang tua korban kepada Penyidik.
Petualangan korban baru berakhir saat orang tua pelaku meminta agar gadis tersebut dipulangkan.

Yang kemudian diantarkan ke penyeberangan untuk dijemput orang tua pelaku, dan ditinggalkan di rumah orang tua pelaku, di Jalan Lesmana, Desa Perintis. Saat itu korban berhasil lepas dari sekapan pelaku dan pulang ke rumah dan mengadu ke orang tuanya.

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Ridwan Hutagaol, dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Kasat, pelaku telah berhasil ditangkap jajaran Polsek Rimbo Ulu. Pelaku ditangkap di rumah adiknya, di Jalan Mawar, Desa Suka Damai, Kecamatan Rimbo Ulu.

“Saat ditangkap pelaku sedang tidur di depan TV dan tidak melakukan perlawanan,” ungkap Kasat. (crew)

Related News