Banyak Tidak Tepat Sasaran, Penerima PSKS Bakal Didata Ulang

ILUSTRASI
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Amburadulnya realisasi Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kabupaten Tebo, menimbulkan banyak permasalahan. 

Terutama keluhan terhadap para keluarga tidak mampu atau miskin yang tidak menerima realisasi dari program nasional tersebut. 

Dalam artian, program itu banyak tidak tepat sasaran. Hal itu diakui oleh Salmiyati, Kabid KPPS Dinas Sosnakertran Kabupaten Tebo.

“Iya, saya juga sudah banyak mendengar informasi jika penyaluran PSKS banyak yang tidak tepat sasaran. Ada keluarga tidak mampu yang layak mendapatkan PSKS, justru tidak menerimanya. Ada juga keluarga yang mampu, namun terdata sebagai menerima PSKS,” kata Kabid saat dikonfirmasi Teboonline.com diruang kantornya, Kamis (4/12).

Salmiyati menjelaskan, data penerima PSKS merupakan data tahun sebelumnya, yaitu berdasarkan data pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Pihaknya selaku Pemkab Tebo, hanya menerima data bersih. 

“ Kita hanya mendapatkan data bersih saja. Siapa dan berapa banyak masyarakat yang menerima PSKS, itu sudah ditentukan oleh pusat,” tuturnya.

Meski demikian, lanjut Kabid lagi, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap data penerima PSKS tersebut. Verifikasi data tersebut berdasarkan surat edaran dari Hasan Basri Agus Gubernur Jambi, yang minta agar Pemerintah Kabupaten kota melalui dinas terkait agar melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat yang berhak menerima PSKS.

“Surat edaran dari Gubernur minta agar dilakukan pendataan ulang, karena kondisinya saat ini telah banyak mengalami perubahan baik dari sisi jumlah, jenis dan karakteristik masyarakat. Jadi besar kemungkinan tahun depan kita melakukan pendataan ulang agar realisasi PSKS bias tepat sasaran,” katanya lagi.

Untuk diketahui, lanjut dia, dari data yang ada, jumlah keluarga penerima PSKS sebanyak 11.970 KK. Dari jumlah tersebut, belum bisa diketahui berapa penerima PSKS yang sudah terealisasi. Pasalnya, realisasi PSKS disaluri melalui kantor Pos.

“ Belum ada laporan ke kita berapa yang sudah terealisasi. Yang jelas kita tidak tahu data tersebut valid atau tidak sebab pusat yang menentukannya,” tuntasnya. (crew/besalenews.com)

Related News