5 Desa Di Tebo, Tagih Janji PT Wana Mukti

TEBOONLINE.COM, VIIKOTOILIR - PT Wana Mukti yang bergerak dibidang perkebunan karet, diketahui kurang peduli terhadap masyarakat Kecamatan VII Koto Ilir, tempat wilayah mereka  beroperasi. 

Ini terlihat dari tidak adanya penyaluran program Corporate Social Responbility (CSR) atau tanggung jawab dari perusahaan terhadap lingkungan sekitar.          

Anton, Kepala Desa Sungai Karang mengatakan, sejak berdiri hingga saat ini, PT Wana Mukti belum pernah menyalurkan bantuan terkait CSR yang telah disepakati kepada Desa - Desa yang ada dalam wilayah beroperasinya (Perkebunan karet_red) PT Wana Mukti.

" Benar, bukan hanya Desa Sungai Karang saja, yang sampai saat ini tak pernah menerima CSR dari pihak PT Wana Mukti. Melainkan, ada juga empat Desa lainnya tak pernah menerima CSR tersebut," ungkap Kades Anton, pada Teboonline.com, Selasa (16/12).

Dikatakannya, ada 5 Desa sampai saat sekarang ini yang tak pernah mendapatkan CSR dari PT Wana Mukti, di Kecamatan VII Koto Ilir yakni  Desa Sungai Karang, Desa Paseban, Desa Balai Rajo dan Desa Pasir Mayang, sementara di Kecamatan Sumay Desa Pemayongan.

" Kita melalui forum 5 Desa sudah bersepakat, untuk menagih Janji penyaluran CSR dari PT Wana Mukti. Adapun, penyaluran CSR oleh kedua belah pihak antara PT Wana Mukti dengan kelima Desa tersebut," imbuh Anton.          

Lanjut Anton, padahal kami kelima Kades dari dulu sudah sering melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak PT Wana Mukti. Namun, respon dari pihak PT tersebut terkesan cuek saja, terbukti CSR yang telah disepakati bersama tak pernah kunjung terealisasi.

" Forum 5 Desa dalam waktu dekat ini segera menemui pihak PT Wana Mukti. Apapun konsekwensinya, kami minta CSR yang sudah disepakati, harus direalisasikan" pungkas Anton mengakhiri. (asa)                                


Related News