Warga Miskin Kecewa, Data Penerima PSKS Amburadul

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), sudah dapat  dibagikan atau dicairkan. Program kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ini, sudah mulai dibagikan atau dicairkan kepada warga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) bantuan Orang kurang mampu yang ada di Kecamatan Rimbo Bujang dan Kecamatan Rimbo Ulu.

Pencairan bantuan PSKS dilakukan secara terjadwal melalui Kantor Pos Rimbo Bujang di Kelurahan Wirotho Agung. Pelayanan pencairan bantuan Dana PSKS, sampai dengan tanggal 12 Desember 2014 oleh pihak Kantor Pos Rimbo Bujang.

Setiap warga miskin yang sudah memiliki Kartu  Perlindungan Sosial (KPS) yang di keluarkan oleh Kemensos RI, akan mendapatkan dana PSKS sebesar Rp 400 ribu untuk program selama dua bulan. Pencairan dana PSKS merupakan tindak lanjut intruksi Presiden nomor 7 tahun 2014.

Namun, fakta dilapangan seperti di Kecamatan Rimbo Bujang. Realisasi pembagian bantuan dana orang miskin (PSKS-red) menuai kritikan dan dikeluhkan oleh para warga miskin yang tidak pernah tersentuh atau tidak pernah menerima bantuan.

" Ya, kami ini benar - benar orang miskin tidak mampu, tetapi selama ini kami tidak pernah menerima bantuan itu, kok ada warga yang ekonominya sudah mapan malahan dapat bantuan dana tersebut," keluh ibu Ani, warga Kelurahan Wirotho Agung, pada teboonline.com Minggu (30/11). 

Hal senada, disampaikan Oleh Pramudya Dewanto, Ketua DPC Hanura Kabupaten Tebo, menurutnya memang benar banyak orang miskin di Kabupaten Tebo, belum pernah menerima bantuan dana orang miskin dari pemerintah sampai dengan saat sekarang ini.

" Benar, masih banyak orang miskin di Tebo tidak pernah menerima bantuan dana dari pemerintah. Bahkan, sebaliknya, banyak pula warga yang mampu menerima bantuan dana orang miskin. Untuk itu, kita berharap tahun 2015 mendatang pemerintah (BPS - red) mendata ulang kembali ke bawah melibatkan Ketua RT, untuk mendapatkan data yang akurat dan valid, sehingga bantuan pemerintah tepat pada sasarannya," tegas Pramudya Dewanto, yang nota bene mantan Anggota DPRD Tebo.                        

Sementara, Soedjarijo Lurah Wirotho Agung dikonfirmasi menyebutkan, membenarkan setiap hari dirinya didatangi warga miskin yang sama sekali tak pernah mendapatkan bantuan dana orang miskin dari Pemerintah. Mereka warga  miskin menanyakan dan minta keadilan kepada pemerintah, terkait kondisi mereka sebagai orang miskin tak pernah rersentuh dari bantuan tersebut.

" Benar, saya sampai kwalahan didatangi warga saya yang miskin, karena mereka mengusulkan agar mendapat bantuan dana PSKS, sedangkan mereka belum terdaftar dan belum punya kartu PKS. Untuk itu, kedepan agar petugas dari BPS atau lainnya, agar koordinasi dan melibatkan pemerintahan dan pihak Kantor Lurah dan Perangkatnya," tegas Sudjarijo, Lurah Wirotho Agung. (asa)  

    
      
   

                                                            

Related News