Sudah 12 Hari Tidak Makan, Kondisi Robaniah Semakin Sekarat Di Rumah Sakit

Robaniah, Penderita Tumor ganas didampingi keluarga saat
menunggu di ruang tunggu Rumah Sakit Raden Mataher Jambi
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Hingga hari ini, Kamis (6/11), belum ada kepastian dari pihak RSUD Raden Mataher Jambi, kapan akan dilakukan pengobatan terhadap Robaniah (33) warga Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir, penderita tumor dibagian wajah.

" Sudah 3 hari kita menunggu di ruang tunggu pasien ini, tapi belum juga ada kepastian apakah adik saya (Robaniah,red) dirawat dan dioperasi," keluh Saripan, kakak kandung Robaniah kepada Teboonline.com, Kamis (6/11).

" Kata pihak rumah sakit, Plat rahang untuk alat operasi sudah ada, tinggal menunggu persetujuan harga dari pihak pelayananan BPJS besok pagi (Jumat_red). Sebab hari ini tidak mungkin dilakukan karena pegawai IGD nya sudah pulang," kata Saripan lagi. Dia mengaku dari pagi sibuk mengurus kepastian Plat rahang yang akan dipasangkan pada rahang Robaniah.

Untuk diketahui, genap sudah 12 hari Robaniah tidak makan karena terhalang tumor yang bersarang dibagian lehernya. Parahnya lagi, sudah seharian ini dia tidak bisa minum karena kondisinya semakin lemah.

Pada bulan Juli lalu, Robaniah pernah ke RSUD Jambi, namun belum bisa dioperasi karena menunggu plat rahang untuk operasi seharga Rp 7,5 Juta, itupun adanya di Palembang. Karena tidak mmiliki biaya, akhirnya Robaniah pulang ke Tebo.

Tiga hari yang lalu, atas inisiatif pihak Pemerintahan Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir, yang simpati terhadap kondisi Robaniah, akhirnya Robaniah mendapat pengobatan dan dirujuk ke RSUD jambi dengan tanggungan BPJS. 

Diluar itu, Pemerintah dan masayarakat Kelurahan Sungai Bengkal juga membantu biaya untuk keluarga Robaniah, di rumah maupun biaya keluarga yang mendapinginya di rumah sakit. Begitu juga dengan biaya untuk pembelian plat rahang yang dipatok seharga Rp 7,5 Juta. (crew/peta)


sumber : besalenews.com

Related News