PT Wana Mukti, Tak Salurkan CSR Kepada Masyarakat

TEBOONLINE.COM, VIIKOTOILIR – Adalah PT Wana Mukti, perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan karet yang berlokasi di area Kecamatan VII Koto Ilir. 

Adapun, area perkebunan karet yang diusahai oleh PT.Wana Mukti tersebut selama ini berstatus Hak Guna Usaha (HGU) dari Pemerintah Daerah (Pemda)Kabupaten Tebo.

HGU tersebut berada didalam kawasan Hutan Produktif (HP), termasuk kawasan perkebunan Karet milik PT.Wana Mukti ini, terdapat Desa Sungai Karang yang berdiri sejak tahun 1992, yang berpenduduk lebih kurang 400 Kepala Keluarga (KK), 1500 jiwa lebih dan saat ini dipimpin oleh Kepala Desanya, Anton anak dari Panglima Duo Sim.                     

Diketahui, sejak hadir dan beroperasinya PT.Wana Mukti, terkait Corporate Social Responbility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan tersebut kepada Desa Sungai Karang dan sekitarnya, sampai dengan saat sekarang ini tak pernah kunjung terealisasi alias nol besar.

Seperti yang diungkapkan oleh Kades Sungai Karang kepada Teboonline.com. " Benar, PT.Wana Mukti sampai dengan sekarang ini, belum pernah menyalurkan bantuan terkait CSR yang telah disepakati kepada Desa Sungai Karang," terang Anton, Kades Sungai Karang, Selasa (11/11).      

Dilanjutkan Kades Anton, menurutnya dirinya sejak empat tahun ini menjadi Kades Sungai Karang, belum pernah menerima yang namanya CSR dari pihak PT Wana Mukti, kendati pihaknya juga sudah pernah menanyakan CSR tersebut ke PT Wana Mukti.

Padahal, apabila CSR itu dapat dicairkan bisa untuk menopang kemajuan di Desa Sungai Karang. " Kita berharap, pihak PT Wana Mukti bisa duduk bersama dengan pihak Pemerintahan Desa Sungai Karang, dengan harapan CSR yang sudah disepakati tersebut bisa segera direalisasikan, untuk kepentingan masyarakat Sungai Karang," ujar Kades Anton.             

Hal senada disampaikan Sumiati Pendek, tokoh masyarakat Desa Sungai Karang saat dikonfirmasi. Ia  membenarkan, sejak dirinya berkecimpung membantu di Pemerintahan Desa Sungai Karang, pihak PT Wana Mukti belum pernah menyalurkan CSR ke Sungai Karang. Namun, diakuinya pihak PT Wana Mukti sudah merekrut dan mempekerjakan beberapa orang  putra daerah dari Sungai Karang.

" Memang, selama ini pihak PT Wana Mukti terkesan bungkam terkait CSR, kalau selamanya diam terus lalu bagaimana kontri businya terhadap masyarakat. Untuk itu, supaya clear kami minta Pemkab Tebo untuk bisa memediasi persoalan CSR tersebut, untuk menghindari timbulnya kesenjangan sosial  dimasyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan Sumiati Pendek lagi, masyarakat juga berharap pihak PT Wana Mukti bisa menyikapi dengan bijaksana, terhadap warga yang selama ini sudah lama mengolah lahan untuk kebun karet dikawasan tersebut, tanpa harus mengusik lagi keberadaan mereka yang sudah tenteram. (asa)        

Related News