Los Pasar Sarinah Kumuh, Pengunjung Mengeluh

TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung, merupakan pusat perbelanjaan dan kebanggaan masyarakat Kecamatan Rimbo Bujang. Memang diakui, wajah pasar Sarinah terkesan indah dengan banyaknya gedung Ruko bertingkat.

Bahkan, kemajuan pasar Sarinah cukup pesat, sehingga pasar Sarinah Wirotho Agung mendapat julukan pusat kota perdagangan Kabupaten Tebo. Namun, dibalik keindahan wajah pasar Sarinah ternyata didalam pasar ini, terdapat kawasan kumuh yakni diseputaran Los penjual daging Ayam, Ikan dan sayur mayur.  

Kawasan kumuh diseputaran Los dalam pasar Sarinah dikarenakan para pedagang dikawasan tersebut sangat rendah kesadarannya terkait kebersihan lingkungan. Pasalnya, para pedagang terkesan dengan sengaja membuang sampah atau limbah dagangannya secara sembarangan.

Akibatnya, sampah atau limbah dagangan seperti sayuran yang membusuk, bulu dan isu perut ayam  yang membusuk dan limbah air ikan yang membusuk, sehingga  menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan pengunjung pasar sarinah.

" Kesadaran kebersihan lingkungan para pedagang dikawasan Los pasar Sarinah  sangat rendah. Buktinya, kawasan itu nampak kumuh dan bau menyengat serta banyaknya lalat  berterbangan dimana - mana," ungkap Faisal, Wakil Ketua Pengurus Pasar Sarinah, pada Teboonline.com , Kamis (6/11).   

Ditambahkan Faisal, kumuhnya kawasan Los pasar Sarinah, selain menimbulkan ketidak nyamanan pengunjung, bisa mngganggu kesehatan. Apabila kumuhnya kawasan tersebut dibiarkan terus, dikhawatirkan pengunjung bisa enggan  berbelanja  di kawasan tersebut.

" Untuk mengatasi berkembangnya lalat dan jentik -jentik nyamuk di kawasan kumuh Los pasar Sarinah, kita minta perhatian Pemerintah agar Dinas terkait atau Dinas kesehatan melakukan penyemprotan jentik - jentik nyamuk dan lalat, yang selama ini bisa mengancam kesehatan pengunjung pasar sarinah," pungkas Faisal.                          

Sementara, Budi Sena, petugas dari Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (DKPPP) Rimbo Bujang mengatakan, menurutnya para pedagang dituntut kesadarannya untuk menjaga kebersihan dilingkungan tempat jualannya. Kalau lingkungannya bersih, pengunjung nyaman dan tertarik untuk berbelanja.

" Saya menghimbau kepada para pedagang, agar menjaga kebersihan dan buanglah sampah pada tempatnya. Dan sampah yang menumpuk ditempat yang disediakan, selanjutnya akan diangkut oleh petugas kebersihan," tandas Budi Sena. (crew)     

            

Related News