Lapak PKL Di Wirotho Agung Diduga Dikomersilkan

Salah satu PKL yang berdiri diatas Trotoar
dikawasan Pasar Sarinah
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Mengatasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kian hari tumbuh dan kembang disepanjang badan Trotoar jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, cukup sulit. Terbukti, meskipun telah dilakukan beberapa kali penertiban, namun terus saja menjamur.

Mirisnya lagi, menjamurnya PKL tersebut tidak terlepas dari unsure komersil pihak tertentu. Seperti yang terjadi di simpang jalan Imam Bonjol Kelurahan Wirotho Agung. Disana, terdapat sekitar 5 bangunan lapak PKL yang berdiri berderet seperti bangunan Kios dengan atap tenda.

Menurut sumber yang layak dipercaya teboonline.com mengatakan bahwa, ada salah seorang warga jalan Imam Bonjol berinisial NR yang memperjual belikan lapak PKL tersebut kepada warga.

NR sengaja memperjual belikan lapak PKL tersebut agar memperoleh keuntungan dari penjualan lapak PKL tersebut tanpa memperdulikan dampak negatifnya terhadap kepentingan umum.

“ Lapak PKL yang ada disimpang jalan Imam Bonjol itu dikomersilkan, sekarang sudah menjamur PKLnya, padahal PKL yang ada disimpang Imam Bonjol itu sangat mengganggu pemandangan para pengendara yang keluar masuk jalur,” ujar warga setempat yang tak mau disebut namanya.

Sementara, NR saat dikonfirmasi teboonline.com terkait dirinya memperjual belikan lapak PKL membenarkan. “ Ya benar, saya sengaja memperjual belikan lapak PKL yang ada didepan rumah saya,” terang NR, Minggu (30/11).

Lurah Wirotho Agung, Seodjarijo saat dmintai komentarnya terkait hal itu mengatakan bahwa, pihak Kelurahan sudah mengirimkan surat kepada para pemilik PKL yang mendirikan bangunannya diatas trotoar atau disempadan jalan agar segera membongkar bangunannya karena mengganggu ketertiban umum.

“ Dikawasan Pasar Sarinah sudah ditertibkan dan tak lama lagi, PKL yang berada disepanjang jalan Pahlawan termasuk disimpang jalan Imam Bonjol juga akan segera kita tertibkan,” tandas Lurah. (crew)

Related News