KNPI Ajak Pemuda Tebo Ilir Tingkatkan Rasa Nasionalisme

Nukman Elba, Ketua KNPI Tebo saat memimpin
seminar di Aula Kantor Camat Tebo Ilir
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Nasionalisme adalah paham yang terbentuk dari imajinasi kolektif yang kemudian menciptakan kehendak dalam upaya mempertahankan kedaulatan sebuah negara, ia melahirkan konsepsi tentang “Identitas bersama” dari sekelompok individu dalam masyarakat.

Menghargai perjuangan para pahlawan dengan membayangkan bagaimana mereka berjuang untuk negara ini sampai negara ini benar-benar merdeka, adalah salah satu upaya meningkatkam rasa nasionalisme dalam diri kita.

Seperti yang disampaikan oleh Nukman Elba, S.Ag, M.Si, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tebo dihadapan puluhan peserta saat acara pembukaan seminar kebangsaan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang diselenggarakan oleh KNPI Kecamatan Tebo Ilir diaula kantor Camat Tebo Ilir! Beberapa waktu yang lalu

" Kita prihatin terhadap bangsa kita yang rasa nasionalisme rakyatnya semakin luntur dan terkikis walaupan di era demokrasi yang semakin maju. Ini harus kita sikapi dan kita tanggapi," ujar Nukman panggilan Nukman Elba.

" Kita hargai para pahlawan kita dengan memperhatikan hal-hal kecil seperti memperingati hari-hari besar, mengibarkan bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan dan yang lainnya. Jangan saat upacara bendera atau sedang menyanyikan lagu kebangsaan kita tidak serius. Seharusnya kendaraan yang lewat saja harus berhenti apabila mendengar lagu Indonesia Raya dinyanyikan, " kata ketua KNPI lagi.

Menurut Nukman, sudah kewajiban semua pemuda khususnya pemuda Kecamatan Tebo Ilir untuk mengharumkan nama sang merah putih dengan menjadi pemuda yang berprestasi.

" Harus kita tanyakan kepada diri kita, apa yang sudah kita perbuat untuk keluarga kita, lingkungan kita, masjid kita dan daerah kita," katanya.

" Kepada pemuda Kecamatan Tebo Ilir khususnya marilah kita tingkatkan rasa nasionalisme terhadap diri kita masing dengan memperingati hari hari besar negara kita, bagaimana kita menghargai para pahlawan kita kalau kita tidak mengingat jasa-jasanya,” Nukman mengakhiri. (crew/peta)

Related News