Di Pasar Sarinah Harga Cabai Meroket

Pemerintah Kelurahan Wirotho Agung saat sidak Sembako di Pasar Sarinah
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Pengurus Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung, terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua, Faisal, didampingi oleh Kasi Pemerintahan kantor Lurah Wirotho Agung dan Petugas Pemungut Retribusi DKPPP Kecamatan Rimbo Bujang, Kamsin, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke pusat Pasar Sarinah, Sabtu (711).

Sidak tersebut dalam rangka mengecek harga jual sembilan bahan pokok (Sembako) seperti sayur mayur, buah - buahan, ikan, daging ayam dan daging sapi terkait imbas dari isu menjelang akan diberlakukannya kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintah pusat.

Diketahui, hasil pantauan dan pengecekan langsung di pusat Pasar Sarinah harga sembako dan harga kebutuhan masyarakat lainnya tidak mengalami kenaikan atau masih stabil. Terkecuali, khusus harga Cabai merah dan Cabai rawit yang mengalami kenaikan signifikan yang meroket mencapai 50 persen dalam sepekan ini.

" Benar, sebelumnya harga Cabai merah dan Cabai rawit dijual hanya dengan harga Rp 30 Ribu perkg. Dalam sepekan ini harga jual Cabai merah dan Cabai rawit mencapai Rp 65 Ribu perkg," terang H.Rasmadi, Ketua Pengurus Pasar Sarinah, pada Teboonline.com, Minggu (9/11).

Ditambahkan oleh Amir Said, Kasi Pemerintahan kantor Lurah Wirotho Agung, adanya isu nasional terkait akan diberlakukannya kenaikan harga BBM oleh Pemerintah, belum ada tanda - tanda adanya kenaikan harga sembako dan lainnya secara menyeluruh di pusat pasar Sarinah.

Namun, terpantau dalam sepekan ini hanya baru ada satu jenis komoditi, yakni Cabai merah dan Cabai kecil mengalami lonjakan harga jual cukup tinggi. " Kita terus berharap, kepada pihak atau instansi terkait agar terus melakukan pemantauan dan monitoring ke pusat pasar yang ada. Sehingga, harga kebutuhan masyarakat di pasaran bisa dijaga kestabilannya," ujar, Kasi Pem Amir Said.

Sementara, Sarti salah seorang pedagang di los Pasar Sarinah, dikonfirmasi dirinya membenarkan dan mengakui menaikan harga jual Cabai merah dan Cabai rawit. Pasalnya, pengambilan cabai di agen harganya sudah terlebih dahulu mengalami kenaikan.

" Ya gimana lagi kita mengambil Cabai di Tengkulak atau agen harganya sudah mahal, terpaksa kita jual ke pembeli dengan harga mahal juga. Serba susah mas, harga barang belum naik Pasar Sarinah sepi, apa lagi harga barang naik tambah lengang lagi, " ujar ibu sarti dengan nada polosnya. (asa)

Related News