Bupati Tebo Bakal Tertibkan Pungutan Di Pasar Sarinah

Suasana di Pasar Sarinah Rimbo Bujang
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Banyaknya pungutan yang harus dibayar pedagang pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, membuat pedagang di pasar tersebut mengeluh. Apalagi dengan kondisi sulitnya perekonomian saat ini.
" Mulai dari restribusi pasar, uang kebersihan, uang keAmanan. Kami sudah sangat keberatan sekali dengan segala pungutan itu. Apalagi penghasilan saat ini tidak menentu," keluh salah seorang pedagang pasar Sarinah yang enggan disebut namanya pada Teboonline.com, Kamis (13/11).

Seharusnya, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo mengkoordinir segala bentuk pungutan tersebut, agar para pedagang tidak diberatkan.

" Inikan sudah memberatkan kami (Pedagang_red). Tiap hari selalu memikirkan bagaimana cara membayar pungutan-pungutan itu," tuturnya.

Terkait banyaknya pungutan tersebut, Bupati Tebo Sukandar sewaktu dikonfirmasi Teboonline.com berjanji akan menertibkan semua pungutan itu.

" Kita akan kumpulkan SKPD yang bersangkutan dan para pengurus pasar. Ini harus ditertibkan," tegas Sukandar.

Menurut Sukandar, seharusnya pungutan-pungutan tersebut tidak terjadi, apalagi sampai memberatkan para pedagang. "Seharusnya ini tidak terjadi, apalagi kondisi sekarang lagi sulit ditambah lagi sepi pengunjung. Ini harus segera ditertibkan," pungkasnya.

Pantauan Teboonline.com, ada tiga kelompok yang merasa keberatan atas pungutan-pungutan di pasar Sarinah, diantaranya kelompok pedagang yang mengeluhkan atas pungutan restribusi pasar, uang kebersihan dan uang keamanan. 

Selanjutnya kelompok pengunjung pasar mengeluhkan atas restribusi atau uang masuk pasar dan parkir. Terakhir kelompok Suplayer yang keluhkan pungutan atau uang masuk pasar, biaya bongkar muat barang dan restribusi pasar. (crew/peta)



sumber : besalenews.com

Related News